RADAR SITUBONDO - Festival ‘Kopi dan Tembakau’ yang digelar Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Situbondo, Sabtu (2/9) lalu mendapat apresiasi dari banyak pihak.
Salah satunya dari pengusaha tembakau yang juga bintang sinetron nasional, Jeremy Thomas. Sebab, produk kopi dan tembakau yang ada di Kota Santri diakui memiliki kualitas yang bagus dan berasa nikmat.
Iya, Jeremy hadir ke Kota Santri bersama sejumlah pengusaha, buyer, investor tembakau dan kopi untuk melihat langsung ke Kampung Curahguno, Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur. Dia mengakui dirinya baru pertama kali menghisap tembakau tambeng Kampung Curahguno.
Namun, merasa senang karena rasanya enak dan aromanya menarik. Juga memiliki ciri khas tersendiri. “Sesuai apa yang disampaikan bapak Bupati rasanya nendang. Kalau ke Situbondo belum menikmati tembakau tambeng, berarti belum pas," ujar Jeremy saat melakukan kunjungan lapang, Sabtu (2/9) lalu.
Pemain Sinetron ‘Tersanjung’ itu mengajak para petani tembakau agar bisa menjaga kualitas. Sehingga, produk tembakau yang menjadi kebanggaan masyarakat Situbondo tersebut bisa menjadi salah satu tembakau terbaik di Indonesia, bahkan dunia.
"Terpenting jaga kualitas. Menghasilkan produk tanpa menjaga kualitas itu tidak baik. Mudah-mudahan tahun depan saya ke sini (Situbondo), gudang tembakau tambeng bisa bertambah dua lagi,” ucap Jeremy.
Jeremy optimistis, pertumbuhan ekonomi masyarakat Situbondo akan tumbuh lebih baik jika Pemkab secara terus menerus melakukan advokasi terhadap petani tembakau maupun petani kopi dengan konsisten. Sebab, secara demografi, Situbondo memiliki lahan tembakau dan lahan kopi yang sangat luas.
Ini adalah salah satu cara mengkomunikasikan bagaimana potensi Situbondo bisa go nasional maupun internasional.
"Karena tembakau dan kopi menjadi ciri khas setiap manusia dan orang Indonesia. Bangun pagi pasti dimulai dengan secangkir kopi sambil menikmati sentuhan tembakau," katanya.
Sementara itu, Bupati Situbondo Karna Suswandi mengungkapkan, Pemkab Situbondo terus berupaya memberikan pendampingan kepada petani tembakau maupun petani kopi.
Sehingga, ke depan, tembakau dan kopi Situbondo akan semakin dikenal di kancah nasional maupun internasional. "Dengan kualitas yang bagus, saya yakin pembeli akan datang dengan sendirinya," ungkap Bupati yang akrab disapa Bung Karna itu.
Dia meminta, para petani tembakau tetap menjaga kualitas dan menghindari bahan campuran seperti gula. Karena, hal itu akan berpengaruh terhadap harga yang turun dan rasanya pun bukan semakin manis, tetapi semakin pahit.
"Tembakau Tambeng dan tembakau Kayumas sangat mengesankan bagi para buyer dan investor. Oleh karena itu, saya berharap kualitas termbakau Situbondo terus diperhatikan, sehingga citra rasa tembakauanya terus melekat di hati para pembeli. Dan kita ingin setiap orang yang ingat kopi ingat Situbondo. Setiap ingin tembakau Situbondo nikmat tak tertandingi," cetusnya. (jon/pri)
Editor : Ali Sodiqin