RADAR SITUBONDO – Semua karyawan Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Situbondo dites urine dadakan, kemarin (27/8). Hasil dari antisiapasi dini penggunaan narkoba bagi 25 karyawan dinyatakan negatif.
Kepala Rutan Situbondo, Rudi Kristiawan menegaskan, tes urine bagi petugas atau pegawai rutan dilakukan untuk memastikan bahwa mereka benar-benar bersih dari aktivitas peredaran maupun pengendalian narkoba dari dalam rutan.
Tidak hanya staf saja tetapi Kasubsie, KA.KPR, termasuk dirinya sendiri juga menjalani tes urine.
"Tujuan diadakannya kegiatan tes urine pada petugas rutan, untuk meningkatkan kewaspadaan kami terkait adanya penyalahgunaan narkotika di dalam Rutan," ujar Rudi.
Kata dia, dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ada satu pun anggotanya yang terkonfirmasi menggunakan narkoba. Artinya, seluruh pegawai masih steril dan tidak melanggar aturan yang berlaku di dalam rutan.
"Alhamdulillah dari hasil tes urine seluruh pegawai yang dites berstatus negatif," tegas Rudi.
Kata dia, seandainya ada petugas lapas yang sampai terkonfirmasi menggunakan narkoba pasti ditindak tegas. Baik tindakan dalam tugas maupun dalam jabatan.
"Kalau ditemukan petugas Rutan Situbondo positif mengkonsumsi narkoba, akan kami lakukan pembinaan, kalau perlu dipecat tidak hormat," tegasnya. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin