Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sudah Dua Bulan Minim Tangkapan Ikan, Nelayan Panarukan Mengaku Sering Rugi Solar

Humaidi. • Jumat, 25 Agustus 2023 | 23:30 WIB
MENGHIBUR DIRI: Dua nelayan memancing ikan di pinggir pantai, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Rabu (24/8).
MENGHIBUR DIRI: Dua nelayan memancing ikan di pinggir pantai, Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Rabu (24/8).

RADAR SITUBONDO – Pada bulan-bulan ini, sejumlah nelayan di Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Situbondo, banyak mengeluh.

Sebab, tangkapan ikan selama dua bulan terakhir sangat minim akibat cuaca ekstrem. Tak jarang mereka harus pulang tanpa hasil, bahkan rugi solar.

Sutris salah satu nelayan mengaku, tangkapan ikan selama dua bulan terakhir ini cukup sulit. Itu akibat angin yang kencang sehingga ombak di tengah laut besar.

“Bulan tujuh masih lumayan, kalau bulan sekarang (24/8) lebih parah lagi. Kadang tidak dapat ikan sama sekali,” ujar Sutris.

Pria 54 tahun itu mengaku, sebagai nelayan kapal slerek hanya dapat lelah tanpa membawa hasil begitu mencari ikan ke tengah laut. Ditambah kerugiannya membeli solar sebagai bahan bakar kapalnya.

“Kalau sudah tidak dapat ikan, ya rugi tenaga, kadang rugi solar. Hasilnya ya bisa makan dengan lauk ikan saja,” imbuh Sutris.

Meskipun dapat untung, sangat tipis. Tiga hari yang lalu dia mencoba melaut dengan teman-temannya sebanyak 25 orang dalam satu kapal.

Begitu tiba di tengah dia dapat ikan satu kuintal lebih. Begitu diuangkan Rp 1,4 juta. Setelah dibagi hanya dapat uang Rp 15 ribu perorang sehingga banyak nelayan beristirahat dan memilih memancing saja.

“Kalau hanya dapat uang Rp 1,4 juta. Dipotong solar Rp 300. Dipotong pemilik kapalnya Rp 500 ribu.  Sisanya dibagi 25 orang, ya dapat bagian Rp 15 ribu perorang. Sekarang saya memilih santai dulu dengan mancing saja,” ucap Sutris.

Dia memprediksi, tangkapan ikan bakal normal pada bulan sepuluh. Artinya nelayan masih menunggu dua bulan lagi untuk mendapatkan tangkapan ikan yang cukup banyak.

“Jika tangkapan normal, nelayan banyak uang juga. Kalau untung, satu kali melaut saja bisa dapat hasil Rp 500 ribu perorang,” tutup Sutris. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#ikan #nelayan #panarukan #cuaca ekstrem #rugi #solar #Tangkapan