Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warung Remang-Remang di Eks Lokalisasi Bandengan Dirazia, Satpol PP Angkut Tiga PSK

Humaidi. • Senin, 14 Agustus 2023 | 21:30 WIB
TERCIDUK RAZIA: Dua Pekerja Seks Komersial (PSK) dimintai surat pernyataan di Mako Satpol PP Situbondo, Sabtu malam (12/8) sekitar pukul 23.00.
TERCIDUK RAZIA: Dua Pekerja Seks Komersial (PSK) dimintai surat pernyataan di Mako Satpol PP Situbondo, Sabtu malam (12/8) sekitar pukul 23.00.

RADAR SITUBONDO – Anggota Satpol Situbondo menggerebbek dua tempat warung remang-remang di Desa Kotakan, Kecamatan/Kota Situbondo, sekaligus di eks lokalisasi Bandengan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo.

Hasilnya, tiga Pekerja Seks Komersial (PSK) berhasil diamankan sekitar pukul 23.00 Sabtu malam (12/8).

Kasatpol PP Situbondo, Sopan Efendi menegaskan, tiga PSK yang diangkut mobil patroli milik Satpol PP diamakan dari dua tempat. Satu PSK diamankan dari salah satu warung di Desa Kotakan, sedangkan dua PSK diamankan dari Bandengan.

“Tiga PSK ini adalah Romlah, 34, warga Kabupaten Malang, Hartatik ,47, dan Saidah, 34, dari Kabupaten Bondowoso,“ tegas Sopan, Minggu (13/8).

Kata Sopan, setelah dilakukan pengamanan pihaknya langsung melakukan pendataan dan pembinaan. Selanjutnya, tiga PSK diaminta menandatangani surat pernyataan lalu dipulangkan ke rumahnya masing-masing.

“Sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing, PSK tersebut didata dan dilakukan pembinaan serta menulis surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,“ tegas Sopan.

Mantan Kepala Kesbanglinmas itu mengaku, pihaknya bakal melakukan razia rutin ke sejumlah tempat protitusi.

Dengan begitu, pihaknya berharap ada efek jera terhadap perempuan rawan sosial tersebut hingga bisa meninggalkan pekerjaan malamnya.

“Kami akan gencar melaksanakan patroli ke tempat-tempat yang berpotensi dijadikan tempat mangkal para PSK. Semoga saja, dengan dilakukan razia rutin para PSK bisa meninggalkan pekerjaannya,” pungkas Sopan.

Salah satu PSK, Romlah mengaku, pekerjaan itu terpaksa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.  Sebab dia sudah tidak punya suami dan harus menafkahi anak dan orang tuanya yang sudah lanjut usia.

"Saya terpaksa bekerja seperti ini. Saya lakukan untuk menghidupi anak dan orang tua saya. Orang tua saya sudah tua," tutup Romlah. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#warung remang-remang #satpol pp #razia #psk #efek jera #lokalisasi