Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sambut Kemerdekaan RI, Kanminvetcab V/21 Situbondo Gelar Baksos Bekam, Akupuntur, Hingga Pijat Refleksi

Iwan Feriyanto • Jumat, 11 Agustus 2023 | 18:00 WIB
Jajaran Kanminvetcab V/21 Situbondo menggelar pengobatan tradisional di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, Kamis (10/8).
Jajaran Kanminvetcab V/21 Situbondo menggelar pengobatan tradisional di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, Kamis (10/8).

RADAR SITUBONDO – Jajaran Kantor Administrasi Veteran dan Cadangan (Kanminvetcab) V/21 Situbondo menggelar Bakti Sosial pengobatan tradisional, di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, Kamis (10/8).

Acara yang diikuti ratusan warga untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan (HUT) RI ke-78 ini didukung penuh oleh CV Lintang Timur.

Kepala Kanminvetcab V/21 Situbondo, Mayor Chb (K) Saimah menjelaskan, TNI harus turun kepada masyarakat dalam memperingati HUT RI ke-78. Tujuannya, untuk memberikan manfaat. Salah satunya melakukan pengobatan kesehatan secara gratis.

“Intruksi dari pimpinan KABABIN kami yaitu Kolonel INF Idang Ismail. Bahwa, dalam rangka memperingati hari ulang tahu RI ke-78 tahun 2023 ini, TNI agar bisa bermanfaat kepada masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Salah satu yang kami lakukan adalah melakukan pengobatan tradisonal secara gratis,” ujarnya.

Saimah menyebutkan, pengobatan tradisional yang dilaksanakan itu ada beberapa jenis. Yakni terapi akupuntur, akupresur, refleksi, lalu bekam dan beberapa pengobatan alternatif lainnya. Dari beberapa pengobatan tersebut, rata-rata warga memanfaatkan terapi akupuntur.

“Khusus warga Situbondo saat ini, mengalami sakit pada bagian kaki. Berdasarkan hasil screening warga yang datang, itu mengalami kesemutan. Hal itu terjadi karena peredaran darah yang kurang lancar. Sehingga dilakukan terapi akupuntur,” kata perempuan yang juga sebagai kepala terapis alina itu.

Lebih lanjut, Saimah menjelaskan, terapi tersebut dapat memperlancar aliran darah. Sehingga, mampu menjaga keseimbangan tubuh seseorang. 

Photo
Photo

“Manfaat akupuntur itu untuk keseimbangan tubuh. Seperti ketika terjadi tekanan darah tinggi, maka dengan terapi akupuntur pada titik yang tepat ini dapat membuat aliran darah menjadi normal kembali,” ungkapnya.

Siamah menyampaikan, terapi akupuntur tidak membutuhkan waktu lama. Cukup dilakukan selama sepuluh menit hingga 30 menit.

“Maka nanti setelah selesai terapi dilakukan, akan terasa badan menjadi enteng. Karena peredaran darahnya kembali lancar,” imbuhnya.

Dijelaskan, acara pengobatan tradisional fratis didukung sejumlah pihak. Seperti CV.Lintang Timur, Perjati, Lembaga Pelatihan Tradisional dan Rumah Terapi Tradisional, POLKES Kodim 0823. Lalu, Dinas Kesehatan Situbondo, Pemkab serta Kelurahan Dawuhan.

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Bhakti Sosial Terapi Tradisional, Haji Ahmad Mujiono bersyukur karena antusias warga yang mengikuti pengobatan tradisonal cukup tinggi.

“Sebetulnya pengobatan tradisional ini bermula ketika banyak keluhan sakit dari masyarakat. Maka inisiatif kami muncul untuk mengadakan bhakti sosial pengobatan gratis,” kata pemilik usaha CV Lintang Timur itu.

Pria yang akrab disapa Bang Ahmad tersebut berharap, pengobatan yang dilaksanakan tersebut dapat memberikan manfaat. Terutama terhadap warga yang selama ini merasakan kesakitan.

“Alhamdulillah warga yang hadir saat ini cukup banyak, perkiraan saratus orang lebih. Semoga apa yang kami lakukan ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat,” tandasnya. 

Sementara itu, Lurah Dawuhan, K.H Zaini Ridwan mengaku merasakan manfaat dari pengobatan tradisional. Sebab, sebelum dilakukan terapi akupuntur itu dirinya mengalami rasa pusing dan pegal-pegal.

“Tadi sebelum terapi pusing dan pegal-pegal. Tapi setelah diterapi akupuntur, alhamdulillah sudah enteng kembali,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kiai Zaini berharap,pengobatan yang memiliki manfaat itu bisa kembali digelar. Sehingga, lebih banyak lagi masyarakat Situbondo yang dapat merasakan manfaatnya.

“Kalau bisa pengobatan seperti ini terus terlaksana, meskipun bukan untuk memperingati HUT RI. Karena manfaatnya sangat terasa,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#veteran #cadangan #akupuntur #refleksi #bakti sosial #kemerdekaan #pengobatan tradisional #HUT #bekam