RADAR SITUBONDO – Anggota Fraksi Gerakan Indonesia Sejahtera (GIS) Siti Maria Ulfa resmi mengundurkan diri sebagai anggota Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Tak hanya itu, Maria juga mengundurkan diri dari keanggotaannya sebagai wakil rakyat di DPRD Situbondo.
Keputusan Maria Ulfa ini dituangkan dalam surat pengundurannya yang telah ditandatangani, Rabu (9/8) lalu.
Perempuan berjilbab tersebut mengaku sudah tidak ada kecocokan lagi untuk bertahan di Partai Gerindra sehingga memilih menempuh langkah yang cukup mengejutkan sejumlah pihak itu.
Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Situbondo, perolehan suara Siti Maria Ulfa dalam pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg) 2019 cukup besar.
Lebih dari 3000 suara untuk dapil Kecamatan Asembagus dan Banyuputih. Jabatannya sebagai wakil rakyat masih cukup lama. Masih tersisa sekitar satu tahun.
Kepada koran ini, Siti Maria Ulfa mengatakan, keputusan yang diambil itu sudah menjadi pertimbangan cukup lama.
Salah satunya saat tidak melengkapi berkas pendaftaran bakal calon legislatis (bacaleg) ke KPU. Sehingga, dirinya sudah menerima dengan segala konsekuensi yang akan terjadi.
“Saya selain mengundurkan diri sebagai anggota Partai Gerinda Juga mengundurkan diri menjadi anggota DPRD. Berkasnya sudah dikirim semua, di waktu yang sama (Rabu),” ujarnya, Kamis (10/8) saat dikonfirmasi melalui panggilan telepon seluler.
Perempuan yang akrab disapa Ulfa itu mengaku, ada beberapa alasan kenapa dirinya keluar dari Partai Gerindra. Salah satunya, rasa kecocokan dengan partai yang sudah tidak ada lagi.
“Memang ada pertimbangan tertentu kenapa memutuskan keluar dari Partai Gerindra. Alasannya kurang cocok lagi,” kata perempuan yang menjabat sebagai anggota Komisi II DPRD Situbondo itu.
Selanjutnya, Ulfa mengatakan, saat ini dirinya masih menunggu tindak lanjut dari pengunduran dirinya itu. Sebab, hingga saat ini belum ada respon yang disampaikan setelah surat tersebut diserahkan.
“Yang jelas ada mekanisme tertentu untuk menindaklanjuti surat pengunduran diri saya. Terutama di DPRD, perlu ada proses sebelum dikeluarkan surat pemberhentian. Tapi, untuk mekanisme dari internal Partai Gerindra saya yang masih belum tahu seperti apa,” ungkapnya.
Selain itu, Ulfa menyatakan, bahwa pada pemilu tahun 2024 akan mencalonkan kembali sebagai anggota DPRD Situbondo. Dirinya mencalonkan dari partai lain. “Nanti saya akan maju dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),”tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra saat dikonfrimasi wartawan koran ini pukul 18.06 melalui pesan whatsapp dan via telepon tidak memberikan respon. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin