Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sidak SPBE dan Agen Dinilai Membuahkan Hasil, Persediaan Elpiji Melon di Situbondo Berangsur Normal

Iwan Feriyanto • Kamis, 3 Agustus 2023 | 20:00 WIB
Pikap pengangkut gas elpiji 3 kilogram melintas di jalan Situbondo. Stok elpiji di pangkalan berangsur normal.
Pikap pengangkut gas elpiji 3 kilogram melintas di jalan Situbondo. Stok elpiji di pangkalan berangsur normal.

RADAR SITUBONDO – Beberapa pedagang kelontong mengapresiasi tindakan Pemkab Situbondo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pangkalan maupun agen SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji).

Sebab, sejak saat itu persediaan tabung isi ulang elpiji tiga kilogram mulai berangsur normal.

Rohman, salah satu pedagang klontongan mengatakan, dirinya sangat merasakan dampak paska Pemkab Situbondo melakukan sidak kepada pangkalan maupun SPBE.

Pasokan elpiji tabung tiga kilogram sudah mulai normal kembali. Namun, jika dibandingkan dengan beberapa pekan lalu sebelum langka, stok yang tersedia masih jauh lebih banyak saat itu.

“Alhamdulillah sekarang stok tabung gas elpiji sudah mulai membaik. Kalau kemarin-kemarin itu persediaan gas epiji tiga kilogram memang sangat terbatas,” ujarnya, Rabu (2/8).

Hidayat, pedagang lainnya mengatakan, saat ini pasokan isi ulang tabung gas elpiji sedikit demi sedikit mulai kembali normal. Pasokan yang diterima sudah kembali banyak. 

“Sekarang setiap hari bisa menerima belasan tabung gas elpiji tiga kilogram. Sehingga persediaan yang ada sudah mulai kembali  normal,” ucapnya.

Hidayat mengaku, meski persediaan tabung gas elpiji belum kembali normal seratus persen, setidaknya bisa memenuhi permintaan warga.

“Jadi sekarang warga sudah bisa membeli ke sini lagi. Meskipun stoknya tidak banyak. Setidaknya warga itu tidak sulit lagi seperti beberapa pekan lalu. Sampai antre di pom bensin,” jelasnya.

Sementara itu, Pedagang lain Fatimah mengatakan, masih membatasi penjualan tabung elpiji tiga kilogram kepada warga. Dirinya tidak menjual kepada warga di luar sekitar tempat usahanya.

 “Saya masih mengutamakan warga terdekat kalau mau jual. Karena selama ini mereka sudah langganan belanja di sini,” ucapnya.

Kata dia, stok elpiji tiga kilogram yang tersedia saat ini belum kembali normal. Hanya saja pasokan yang dikirim pengecer ada kenaikan dibanding beberapa hari sebelumnya. 

“Memang kalau stok elpiji sekarang bertambah. Kalau sebelumnya hanya lima tabung gas, sekarang bisa sampai sepuluh tabung gas elpiji sekali kirim,” ungkapnya.

Hanya saja, Fatimah mengaku, tidak dapat memastikan waktu pengiriman yang dilakukan oleh pihak pengecer. Karena sejak persediaan gas elpiji langka pengirimannya sudah tidak teratur.

“Kadang seminggu sekali, kadang juga lebih. Pokoknya masih belum stabil pengiriman dari pihak pengecer untuk saat ini,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#elpiji #sidak #pemkab situbondo #Melon #agen elpiji #spbe