RADAR SITUBONDO – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dinobatkan sebagai warga kehormatan Korps Marinir TNI AL di pusat latihan pertempuran Banongan, Kecamatan Asembagus, Selasa (1/8).
Penobatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Komandan Korp Marinir Nomor Kep/159/VII/2023 tentang pengangkatan Warga Kehormatan Korps Marinir serta Penganugerahan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Intai Para Amfibi Korps Marinir.
Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Situbondo, Penganugerahan Menkopolhukam Mahfud MD sebagai warga kehormatan Korps Marinir ditandai dengan pemasangan Brevet Kehormatan Anti Teror Aspek Laut dan Intai Para Amfibi Korps Marinir, di Pantai Banongan, Situbondo. Diberikan secara langsung oleh Panglima TNI Yudo Margono usai memantau latihan gabungan.
Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, pengangkatan tersebut memiliki makna yang mendalam bagi dirinya. Yakni, akan menjadi pengingat ke depan untuk terus menjaga dan berjuang mempertahankan Indonesia.
“Tanda kehormatan ini tentu akan menjadi hal penting bagi saya ke depan. Tentang bagaimana untuk tetap berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya, Selasa (1/8).
Dijelaskan, Sejak Senin (31/7) lalu pihaknya bersama Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Laut, lalu Kepala Staf Angkatan Udara meninjau dan sekaligus menyaksikan langsung latihan gabungan TNI tiga matra di Pusat Latihan Pertempuran Marinir 5 Banongan.
Puncak latihan gabungan dimulai pukul 05.30 WIB. Tank amfibi mendarat di Pantai Banongan menuju ke pendaratan amfibi untuk merebut sasaran pantai.
“Tadi saya sudah melihat sendiri bagaimana keterampilan tentara kita berperang. Saya sangat mengapresiasi usaha keras yang sudah dilakukan,” ucapnya.
Selain itu, Mahfud mengaku, hingga saat ini alusista perang yang dimiliki TNI masih terbatas. Namun, pihaknya berjanji akan terus memperbaiki dan memperbarui peralatan perang yang ada saat ini.
“Tentu kami akan selalu usulkan untuk penyediaan alutsista yang dibutuhkan. Kami sadari anggaran kami terbatas saat ini. Sehingga untuk kebutuhan alutsista ini dilakukan secara berjenjang,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin