RADAR SITUBONDO – Komisi IV DPRD Situbondo menggelar hearing bersama ratusan kepala sekolah tingkat SD serta SMP dan juga jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik), Rabu (26/7).
Hal ini dilakukan untuk menindak lanjuti keluhan terkait dugaan penjualan buku dan seragam yang dinilai memberatkan wali murid.
Ketua Komisi IV DPRD, Lukman, melalui anggota Komisi IV Tolak Atin mengatakan, anggota komisi IV DPRD Situbondo memerlukan informasi yang seimbang. Sebab, selama ini pihaknya hanya menerima aduan dari beberapa wali murid. Sehingga, dilakukan hearing untuk mengetahui kasus yang sebenarnya terjadi.
“Saat ini (kemarin) kami mengundang kepala sekolah SD dan SMP serta Dinas Pendidikan untuk membahas keluhan wali murid masalah buku dan seragam. Karena kami mau menindaklanjuti hal tersebut perlu mendengar langsung dari intansi terkait,” ujarnya, Rabu (26/7) usai acara.
Pria yang akrab disapa Tolak itu menerangkan, dari hearing itu, terungkap tidak ada kewajiban dari sekolah agar orang tua membeli buku dan seragam. Selama ini lembaga pendidikan hanya menyediakan saja.
“Tidak ada kewajiban wali murid harus membeli buku dan seragam. Karena sekolah hanya menyediakan dan bisa digunakan peserta didik,” jelasnya.
Baca Juga: DPRD Situbondo Sebut Sekolah Jadi Ladang Bisnis Jual Beli Buku dan Seragam
Tolak mencontohkan, bahwa selama ini buku yang ada di sekolah sifatnya gratis. Sebab, sudah disediakan sekolah menggunakan anggaran bantuan operasional sekolah (BOS).
“Kalau LKS (Lembar Kerja Siswa) yang digunakan untuk sumber refrensi pembelajaran siswa itu tidak mengikat. Tapi kalau siswa atau wali murid membutuhkan dan mau membeli LKS tersebut itu sekolah memfasilitasi,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid-Dikdas) pada Dispendik Situbondo, Supiyono mengatakan, sekolah hanya sebagai fasilitator untuk mempersiapkan kebutuhan bahan pembelajaran. Baik buku atau pun seragam. Namun itu tidak wajib di beli oleh wali murid.
“Pada prinsipnya, sekolah itu tidak memaksa untuk pembelian buku dan seragam. Itu disediakan untuk memenuhi kebutuhan siswa,” ucapnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin