Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ulat Bulu Masuk ke Perumahan Warga Ayuban

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 3 April 2023 | 18:36 WIB
DIMAKAN ULAT: Dua anak kecil melintas di dekat kebun pohon keleke (jarak) di Perum Ayuban, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Minggu (2/3). (Humaidi/Radar Situbondo)
DIMAKAN ULAT: Dua anak kecil melintas di dekat kebun pohon keleke (jarak) di Perum Ayuban, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Minggu (2/3). (Humaidi/Radar Situbondo)

PANJI, Jawa Pos Radar Situbondo – Warga Perum Ayuban Jaya RT 04, RW 20 Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, mengaku resah. Sebab, beberapa hari ini banyak ulat bulu yang memasuki rumah-rumah warga.

Ketua RT 04, RW 20, Lusiana Arifa mengatakan, ulat bulu sudah mulai masuk ke rumah-rumah warga sejak hari Kamis lalu (30/3). Sehingga banyak penghuni rumah yang mengeluh. "Ulat bulu ini masuk dari pagar dan berjalan ke teras rumah warga. Kan ulat bulu gatal sehingga banyak yang takut untuk membuangnya, apalagi perempuan," kata Arifa.

Dia menegaskan, rumah yang berdekatan dengan sarang ulat bulu sekitar tujuh orang. "Saya sudah melaporkan lewat kelurahan, tapi sampai sekarang (kemarin) belum ada respon," ujar Arifa.

Kata Arifa, sarang ulat bulu berasal dari tumbuhan semak di atas tanah kosong yang berada di kawasan perumahan. Entah lahan tersebut milik siapa yang jelas warga setempat tidak ada yang mengetahui. "Dari dulu lahan itu memang kosong. Tidak tahu milik siapa. Kadang kita bersihkan bareng warga, bahkan bayar orang untuk membersihkan," ungkapnya.

Dikatakan, baru kali ini rerimbunan di atas tanah kosong seluas 300 meter persegi itu menjadi sarang ulat bulu. "Tanah itu bersebelahan dengan hutan lindung. Sebelumnya tidak pernah menjadi sarang ulat, baru kali ini. Malah daun pohon Kaleke (Jarak) habis dimakan ulat," ucapnya.

Arifa berharap serangan ulat bulu ke rumah-rumah warga bisa segera diatasi dan dicarikan solusi. Sebab, meskipun ulat bulu tersebut dibersihkan oleh warga, keesokan harinya muncul lagi. "Kami berharap ada tindakan dari pihak terkait. Katanya harus lapor ke BPBD, besok (hari ini) kita coba (lapor)," pungkas Arifa. (hum/pri)

Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#ulat bulu #Gatal-Gatal #hama