Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Santri Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Mudik Lebih Awal

Edy Supriyono • Sabtu, 18 Maret 2023 | 13:34 WIB
TERATUR: Para santriwati bergantian masuk ke dalam kapal feri di Pelabuhan Jangkar, Kamis (16/3). Mereka akan menyeberang ke Kepulauan Madura. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
TERATUR: Para santriwati bergantian masuk ke dalam kapal feri di Pelabuhan Jangkar, Kamis (16/3). Mereka akan menyeberang ke Kepulauan Madura. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
JANGKAR, Jawa Pos Radar Situbondo – Ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo pulang lebih awal pada Ramadan tahun ini. Langkah ini dilakukan untuk mengurai antrean di pelabuhan. Salah satunya di Pelabuhan Jangkar, Situbondo.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi, proses mudik santri Sukorejo dilakukan secara bertahap. Dimulai sejak tanggal 13–16 Maret 2023. Sehingga, jumlah santri yang mudik tidak sampai melebihi muatan kapal feri tujuan Pulau Madura. Pasalnya, santri yang akan pulang kampung itu jumlahnya mencapai 2 ribuan lebih.

Para santri mengenakan pakaian senada, yakni atasan putih dengan bawah hijau. Selama memasuki pelabuhan hingga tiba di atas kapal, mereka disambut dan dijaga oleh anggota kepolisian maupun TNI. Termasuk juga oleh petugas otoritas Pelabuhan Jangkar, KSOP Panarukan, dan sejumlah petinggi Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.

Ketua Panitia Pemulangan Santriwati, Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Zeiniye mengatakan, angkutan mudik yang digunakan oleh para santri menggunakan KMP Munggiyango Hulalo. Berangkat dari Pelabuhan Jangkar ke Madura dengan pengawalan yang ketat.

”Pemulangan santriwati ini mendapat pengawalan ketat dari alumni atau pengurus Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo (IKSASS). Saya juga sudah minta bantuan kepada anak buah kapal (ABK) selama di perjalanan. Semoga selamat sampai tujuan dan kembali ke pondok nantinya juga dengan keadaan selamat,” ujarnya, Kamis (16/3).

Lebih lanjut, Zeiniye mengatakan, selama di perjalanan, para santri juga dibekali dengan bekal makan serta alat kesehatan. Seperti obat-obatan yang disediakan oleh para pengurus IKSASS. ”Agar semua aman dan nyaman di perjalanan, kita memastikan santri dan santriwati ini sehat pulang dari pondok sampai ke rumah masing-masing kami menyediakan fasilitas yang di butuhkan,” ucap anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu.

Sementara itu, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan Situbondo Herland Apriyanto mengatakan, tidak ada perubahan khusus untuk jadwal pemberangkatan kapal maupun rute angkutan jasa transportasi laut itu menuju Madura. ”Kapal yang digunakan untuk membawa santri pulang kampung itu jenis reguler. Yaitu, kapal yang juga bisa digunakan untuk penumpang umum,” jelasnya.

Hanya saja, kemarin merupakan puncak kepulangan santri Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah. Sehingga, lebih mendominasi muatan kapal yang akan berangkat. ”Kapal penyeberangan ini reguler dan bisa untuk umum. Akan tetapi untuk hari ini didominasi oleh para santri dan santriwati,” pungkasnya. (wan/pri/c1) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#Puja #Puber #Santri Sukorejo #mudik