Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Perdana di Tahun 2023, Bupati Karna Mutasi 63 Pejabat

Edy Supriyono • Jumat, 13 Januari 2023 | 13:39 WIB
MOMEN SAKRAL: Bupati Situbondo Drs Karna Suswandi melantik dan mengambil sumpah puluhan pejabat di Pendapa Aryo Situbondo, Rabu (11/1).  (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
MOMEN SAKRAL: Bupati Situbondo Drs Karna Suswandi melantik dan mengambil sumpah puluhan pejabat di Pendapa Aryo Situbondo, Rabu (11/1).  (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Bupati Situbondo Drs Karna Suswandi melakukan mutasi terhadap 63 pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Situbondo, Rabu (11/1). Di antaranya mengisi tiga kursi kepala dinas yang selama ini kosong. Yakni, jabatan kepala Dinas Sosial (Dinsos), kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala Dinsos diisi oleh Timbul Surjanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Perekonomian. Posisi Timbul digantikan Budina Hariantini. Kadinkes dipercayakan kepada dr Sandy Hendrayono yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Asembagus. Jabatan direktur rumah sakit pelat merah di wilayah timur itu kini dipegang oleh Dr Yuni Verosita. Sedangkan Kepala BPBD kini diisi oleh Sruwi Hartanto yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum pada Kantor Sekretariat Pemda Situbondo. Posisi dia digantikan Ratna Koba.

Dalam sambutannya, Bupati Situbondo Karna Suswandi mengatakan, ada 63 pejabat di Lingkungan Pemkab Situbondo yang dimutasi. Dirinya berharap dengan adanya pergeseran pejabat tersebut bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

”Untuk para pejabat eselon dua khususnya, kami harap bisa melaksanakan tugas dengan maksimal. Lakukan komunikasi dan sinergisitas antarseluruh kalangan. Karena, menjadi pimpinan harus bisa bekerja sama dengan loyalitas tinggi,” ujar pejabat yang akrab disapa Bung Karna tersebut.

Bung Karna menambahkan, sebagai pejabat yang bekerja di lingkungan pemerintahan dituntut untuk memiliki inovasi dan kreativitas. Sebab, tantangan zaman ke depan semakin berat. Sehingga, yang diperlukan adalah meningkatkan kualitas kerja secara maksimal.

”Inovasi kinerja perlu terus kita tingkatkan bersama-sama. Meski hari ini Kabupaten Situbondo berhasil menerima penghargaan IGA sebagai kabupaten terinovatif, maka ke depan capaian tersebut harus bisa lebih ditingkatkan,” ucapnya.

Bung Karna menerangkan, tidak menutup kemungkinan, di masa yang akan datang indikator penilaian IGA akan berubah. Hal ini menyesuaikan dengan berbagai tuntutan zaman dan tuntutan dari pemerintah pusat maupun masyarakat. ”Sebelumnya untuk mendapatkan prestasi kabupaten terinovatif dihitung berdasarkan jumlah terbanyak inovasi. Kemudian saat ini berubah, yakni ditinjau dari kualitasnya seperti apa. Jika tidak memiliki kualitas, bisa-bisa mengurangi penilaian,” jelasnya.

Bung Karna meminta kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas pokok dan fungsinya. Khususnya, para camat yang baru dilantik. ”Saya berharap, camat yang baru dilantik terus-menerus melakukan kegiatan silaturahmi dengan tokoh kalangan RT untuk membangun komunikasi yang baik. Jangan sampai saya dan wakil bupati lebih awal tahu terhadap persoalan yang di hadapi masyarakat,” ucap pria asal Kecamatan Arjasa itu.

Kata Bung Karna, tugas camat yang paling penting adalah mengoordinasikan kebijakan pemerintah daerah agar program tersebut bisa berjalan di tengah-tengah masyarakat. ”Untuk camat dan kepada puskesmas saya minta sosialisasikan program Sehati (sehati) kepada masyarakat. Karena ketika saya turun dan bertemu dengan warga, ternyata mereka masih belum banyak yang tahu kalau ada program Sehati,” pungkasnya. (wan/pri/c1) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#pemkab situbondo #Mutasi #pelantikan