Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mei 2023 Dikunjungi Jokowi, Dewan Minta Pemkab Bangun Total Wisata KK26

Edy Supriyono • Selasa, 27 Desember 2022 | 19:01 WIB
TINJAU KK26: Anggota komisi III DPRDR Situbondo, Janur Sasra (kiri), berbincang dengan Plt Kepala BPBD Situbondo, Sentot Sugiono, di area wisata KK26, Minggu (25/12). (HUMAIDI/JPRS).
TINJAU KK26: Anggota komisi III DPRDR Situbondo, Janur Sasra (kiri), berbincang dengan Plt Kepala BPBD Situbondo, Sentot Sugiono, di area wisata KK26, Minggu (25/12). (HUMAIDI/JPRS).
RADAR SITUBONDO – Sementara itu, Anggota komisi III DPRD Situbondo, Janur Sasra Ananda meminta Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Situbondo, membangun total wisata KK26. Sebab, pada bulan Mei 2023 wisata tersebut bakal ditempati event temu inklusi nasional yang akan dihadiri Presiden Jokowi.

Anggota Komisi III DPRD Situbondo Janur Sasra Ananda berpendapat,  Pemkab Situbondo perlu turun tangan melakukan perbaikan wisata KK26. Karena kerusakan yang terjadi benar-benar parah. Dalam melakukan perbaikan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. "Kami menyarankan pemerintah untuk melakukan revititalisasi total. Jadi jangan memberikan sumbangan yang hanya separo-separo saja ," kata Janur Sassra.

Dikatakan, penanggulangan tersebut membutuhkan regulasi khusus. Artinya, pemerintah tidak bisa  jika menggunakan dana hibah. Sebab, begitu dana hibah yang digunakan hanya akan dilakukan bantuan sekitar 10 hingga 20 persen dari total kerugian. "Wisata ini kan sudah menjadi ciri khas atau kebanggaan Situbondo, dan sudah selayaknya pemerintah membangun tanpa melibatkan keuangan dari masyarakat," harapnya.

Dia meminta agar pemerintah menggunakan perbup tentang penanggulangan darurat bencana. Tetapi perbup itu masih digodok dan masih ada pemangkasan-pemangkasan birokrasi, sehingga efesien dan bisa melaksanakan refitalisasi tersebut.

"Saya ya berharap agar pemerintah mempertimbangkan bantuan untuk rehabilitasi wisata ini. Apalagi tempat KK26 akan dijadikan tempat inklusi nasional pada bulan 5 tahun 2023. Tentu kami tidak ingin mercoreng muka Kabupaten di depan Presiden dan halayak nasional," tegasnya.

Direktur Pelopor Peduli Disabilitas (PPDiS) Situbondo Luluk Ariyantini mengatakan, persiapan temu inklusi yang bakal ditempatkan di wisata tersebut sebenarnya sudah cukup matang. Namun dengan adanya bencana alam yang menimpa KK26, tentu keadaannya langsung berubah total.

“Temu inklusi sudah sangat dekat dan waktu lima bulan merupakan jangka pendek. Jadi kami berharap adanya kerjasama dari pemerintah, maupun swasta yang bisa membangun kembali wisata KK26,” harap Luluk.

Dia mengatakan, bencana tersebut harus diambil sisi positifnya. Setidaknya, dengan adanya bencana tersebut bisa memanggil pihak terkait untuk melakukan perbaikan yang lebih bagus dari bentuk semula.

“Kami berharap KK26 bisa dibangun lebih bagus lagi, dan perwajahannya juga lebih seksi sehingga membuat nyaman para pengunjung utamanya presiden Republik Indonesia yang bakal hadir dalam iven inklusi,” jelas Luluk. (hum/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#situbondo #KK26 #Wisata Rusak #Bencana Alam #angin kencang