Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Siswo Pranoto mengatakan, Komisi II menginginkan pembangunan gedung tersebut selesai tepat waktu. Diperkirakan, Bulan Desember mendatang adalah batas akhir bangunan itu dikerjakan “Kami meminta kepada pihak rekanan agar tidak melebihi batas waktu yang sudah ditentukan. Tujuannya agar gedung tersebut bisa segera dipakai oleh pedagang,” ujarnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/11).
Siswo menyatakan, tidak ada temuan lain saat komisi II terjun ke lapangan. Bahkan, bangunan yang sudah dikerjakan sejak bulan September 2022 berjalan sekitar 38 persen. “Untuk bangunan tembok itu sudah berdiri. Hanya tinggal atap serta lantai yang masih belum selesai,” jelasnya.
Siswo mengaku, Komisi II tidak fokus terhadap proses pembangunan fisik gedung yang dilakukan pihak rekanan. Sebab itu menjadi ranah komisi III DPRD Situbondo. “Kalau hasil kami di lapangan yang kami tahu bangunannya sudah berdiri. Apakah itu sesuai spek bahkan apakah sesuai atau tidak bangunan itu, kami tidak mempunyai kapasitas untuk menilai seperti itu,” ungkapnya.
Kata dia, Komisi dua hanya fokus agar bangunan tersebut bisa segera selesai dan layak ditempati. “Kami ingin pedagang yang ada di pinggir jalan bisa mendapatkan tempat yang pasti. Tujuannya pasar itu bisa tertib, tidak ada yang berdagang di pinggir jalan lagi,” tuturnya.
Untuk kepentingan itu, Siswo mengatakan, Komisi II bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Satpol-PP akan menggelar sosialisasi. Ini dilakukan untuk mengajak para pedagang tidak lagi berjualan dipinggir jalan. “Supaya mereka tidak terkesan dipaksa pindah, maka kami akan melakukan sosialisasi bersama beberapa organisasi perangkat daerah (OPD),” pungkasnya. (wan/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal