Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pembeli Bahan Kebutuhan Dapur Makin Banyak di Bulan Maulid

Edy Supriyono • Kamis, 13 Oktober 2022 | 01:00 WIB
BERESKAN BARANG: Riskiyah pedagang bumbu di Pasar Panji menjumlah hasil penjualan dagangannya sebelum meninggalkan pasar, Senin (10/10). (Humaidi/Radar Situbondo)
BERESKAN BARANG: Riskiyah pedagang bumbu di Pasar Panji menjumlah hasil penjualan dagangannya sebelum meninggalkan pasar, Senin (10/10). (Humaidi/Radar Situbondo)
PANJI, Jawa Pos Radar Situbondo – Memasuki Bulan Maulid, harga bahan-bahan kebutuhan dapur di Kabupaten Situbondo masih stabil. Hal itu, bisa dilihat di Pasar Panji. Meski harga tidak naik, sejumlah pedagang mangaku tetap banyak untung karena banyak pembeli.

Riskiyah, salah satu pedagang rempah-rempah di Pasar Panji mengatakan, sejak masuk Bulan Maulid, pembeli semakin meningkat. Bukan hanya pembelinya yang banyak. Tapi juga banyak yang memborong. “Pembeli yang datang cukup banyak dari pagi hingga pukul 10.00. Pokoknya pasar di sini full dibandingan satu minggu yang lalu,” ujar perempuan yang kerap di panggil ibu Riris itu.

Kata perempuan asal Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan itu, berkah Bulan Maulid dia bisa mendapatkan untung dua kali lipat dari bulan biasanya. Sehari, dia bisa mendapatkan untung Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu. “Kalau hari biasa, saya dapat Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Sekarang berjualan rempah-rempah dan bahan kebutuhan dapur lainnya jadi memang cukup laris,” jelas Riris.

Meskipun pembeli melonjak, harganya tidak ada yang naik. Harga bahan-bahan kebutuhan dapur masih stabil. Seperti halnya cabai, saat ini Rp 28 ribu saja, kalau dibandingkan dengan satu bulan yang lalu Rp 60 ribu. “Bawang putih dan bawang merah  juga turun harganya Rp 18 ribu. Pokonya normal-normal saja kalau masalah harga,” ungkap perempuan dua anak itu.

Saat ini, hanya satu yang cukup sulit untuk didapatkan. Yaitu buah jeruk nipis. Buah itulah yang sedang jadi incaran ibu rumah tangga saat ini. Besar kemungkinan untuk dibuat bumbu pas memasak ikan. “Khusus untuk buah  jeruk nipis memang sulit didapatkan. Bahkan kalau cari di pasar panji hanya satu dua yang memiliki. Saya saja, punya jeruk nipis 50 kg langsung habis sehari. Pokonya banyak yang membeli jeruk nipis,” pungkas ibu Riris. (hum/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#ekonomi #pasar panji #Perdagangan