Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemkab Situbondo Tambah Anggaran ‘Sehati’ Rp 5 Miliar

Edy Supriyono • Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:32 WIB
MENYAPA LANGSUNG: Bupati Situbondo Karna Suswandi menjenguk warga yang sedang menjalani perawatan di RSAR Situbondo, Senin (8/8) kemarin. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
MENYAPA LANGSUNG: Bupati Situbondo Karna Suswandi menjenguk warga yang sedang menjalani perawatan di RSAR Situbondo, Senin (8/8) kemarin. (Iwan Feriyanto/Radar Situbondo)
SITUBONDO, Jawa Pos Radar Situbondo – Pemkab Situbondo akan menambah anggaran untuk pelayanan kesehatan Sehat Gratis (Sehati) melalui  Perubahan APBD tahun 2022 dalam waktu dekat. Alokasi dana yang disediakan mencapai Rp 5 miliar. Dengan demikian, selama tahun ini Pemkab telah menggelontorkan anggaran Rp 15 miliar untuk program ‘Sehati’. Di APBD induk 2022, Pemkab menyediakan anggaran sebesar Rp 10 miliar.

Bupati Situbondo, Drs Karna Suswandi, MM mengatakan, pemerintah terus berusaha memenuhi fasilitas yang banyak dibutuhkan masyarakat, terutama layanan pengobatan gratis di rumah sakit plat merah.  Meski demikian, Pemkab tetap harus berhitung secara cermat untuk menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. “Mudah-mudahan program Sehati ini bisa membawa masyarakat ke depan lebih sehat,” ujarnya usai mengunjungi sejumlah pasien di RS dr Abdoer Rahem, Senin (8/8) kemarin.

Pria yang akrab disapa Bung Karna itu menyebutkan, layanan ‘Sehati’ yang digagas pemerintah daerah mendapat respon positif dari masyarakat. Sebab, banyak digunakan warga yang benar-benar membutuhkan. “Alhamdulillah layanan ‘Sehati’ dari pemerintah dapat dimanfaatkan dengan baik, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,”ungkapnya.

Bung Karna mengaku, anggaran untuk program ‘Sehati’ yang semula Rp.10 miliar akan ditambah Rp.5 miliar melalui perubahan APBD tahun 2022. Sehingga alokasi dana untuk layanan  Sehati di kota santri ini totalnya mencapai Rp.15 miliar. “Ini untuk kemudahan masyarakat yang kurang mampu, agar bisa menjalani perawatan medis di rumah sakit,” ucapnya.

Bung Karna menjelaskan, warga berhak menggunakan ‘Sehati’ yang terpenting memenuhi syarat administrasi saat menjalani perawatan di rumah sakit. “Untuk warga yang terdaftar di DTKS ataupun tidak terdaftar, masih  bisa mendaftarkan diri menggunakan program sehati,” pungkasnya. (wan/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#pemkab situbondo #sehat gratis #layanan kesehatan