Akhirnya, Faishol berhasil diamankan korban dan warga sekitar yang ikut melakukan pengejaran. Tak lama kemudian Polsek Bungatan datang. Pelaku pun diamankan dan dirujuk ke Puskesmas Bungatan untuk mendapatkan perawatan medis. “Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Bungatan. Kita lakukan pemeriksaan awal, selanjutnya akan dilimpahkan ke Satreskrim Polres Situbondo,” terang Kasihumas Polres Situbondo, Iptu Ahmad Sutrisno.
Informasi yang diterima koran ini menyebutkan, peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 09.10. Faishol beraksi seorang diri berhenti di salah satu warung. Dia berpura-pura membeli sembako. “Pelaku menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih Nopol N-2755-SQ,” imbuh Kasihumas.
Aksi pencurian tersebut sudah direncanakan masak-masak oleh pelaku. Terbukti, saat memarkir motornya di depan warung, dia tetap memposisikan kontaknya dalam keadaaan ‘on’. Meski pun mesin motor dalam keadaan mati.
Saat itu, Faishol melihat HP milik Arif Efendi, berada di atas etalase toko tersebut. Pelaku terus mengawasi gerak-gerik calon korbannya. Begitu melihat Arif Effendi lengah, Fasihol langsung mengambil HP Xiaomi milik korban yang berwarna abu-abu. Begitu sudah berpindah tangan, Faishol melarikan diri ke arah barat menggunakan sepeda motornya.
Sayang aksi kejahatan Faishol itu diketahui oleh Arif Effendi. Pria berumur 42 tahun itu tak tinggal diam. Dia pun langsung melakukan pengejaran. Sejumlah warga juga tak tinggal diam ikut melakukan pengejaran. Mereka mengikuti Faishol yang melarikan diri menuju ke pertigaan Bungatan ke selatan. Sayang, pelarian Haishol harus terhenti di Jembatan Selowogo. Sebab, di tempat tersebut pelaku menabrak mobil yang melaju dari arah berlawanan.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu buah HP merk Xiao Mi warna abu-abu milik korban. Satu buah HP merk Polytron warna putih dan satu buah HP merk Nokia warna hitam milik pelaku. “Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih Nopol : N-2755-SQ yang digunakan pelaku dalam melakukan aksi kejahatan,” pungkas Kasihumas. (hum/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal