Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bung Karna: Operasi Katarak Gratis Digelar Tiap Bulan, Peserta Tak Terbatas

Edy Supriyono • Kamis, 9 Juni 2022 | 15:06 WIB
PEDULI: Bupati Situbondo, Drs. Karna Suswandi, MM, didampingi Kadinkes, Dwi Herman Susilo dan Direktur RSUD Besuki, dr. Imam Haryono, menyambut dan menyapa masyarakat saat melakukan skrining operasi mata katarak. (Marjono/Radar Situbondo)
PEDULI: Bupati Situbondo, Drs. Karna Suswandi, MM, didampingi Kadinkes, Dwi Herman Susilo dan Direktur RSUD Besuki, dr. Imam Haryono, menyambut dan menyapa masyarakat saat melakukan skrining operasi mata katarak. (Marjono/Radar Situbondo)
BESUKI, Radar Situbondo - Pemkab Situbondo melauching ‘Gerakan Situbondo Bebas Katarak’ (Gebrak Bersinar), Kemarin (7/6). Acara yang dihelat di RSUD Besuki tersebut, digeber langsung oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi bersama jajaran forkopimda. Kegiatan berlangsung hingga 19 Juni 2022.

Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, program 'Gebrak Bersinar' melalui operasi katarak gratis, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Khususnya bagi warga yang memiliki penyakit mata katarak. "Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak dipungut biaya sepersen pun. Bukan hanya operasinya saja, bahkan mulai antar-jemput sampai selesai operasi, sepenuhnya ditanggung pemerintah," terangnya.

Bupati yang akrab disapa Bung Karna tersebut menegaskan, peran masyarakat dan media sangat dibutuhkan dalam memberikan infomasi kepada masyarakat. Agar, masyarakat yang memiliki keluarga atau menderita penyakit mata katarak bisa segera mendaftarkan. Karena, kegiatan operasi katarak akan dilakukan setiap bulan tanpa ada batas pesertanya. Namun, yang terpenting memenuhi syarat untuk dilakukan operasi.

Photo
Photo
RESMI DILAUCHING: Bupati Situbondo, Drs. Karna Suswandi, MM, memberikan sambutan di hadapan jajaran forkopimda dan masyarakat. (Marjono/Radar Situbondo)

"Harapannya, setelah operasi katarak bisa kembali melihat sinar matahari. Sehingga, tidak lagi meraba-raba, dan tidak lagi di tuntun-tuntun. Tetapi sudah bisa berjalan sendiri dan bisa melihat dengan terang. Jadi, warga di manapun boleh terus mendaftar untuk mendapatkan pelayanan ‘Gebrak Bersinar’," tandasnya.

Bung Karna mengajak masyarakat dan berbagai organisasi atau lembaga yang ada di Situbondo Seperti, Fatayat, Muslimat, PKK dan lainnya, untuk mensosialisasikan dan menjaring masyarakat yang terjangkit penyakit mata katarak. Bupati memastikan, dirinya terus berusaha, bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Agar, tidak ada lagi mayarakat yang mengalami kebutaan.

"Alhamdulillah, sudah 259 pasien katarak yang sudah mendaftar. Dari jumlah tersebut, 30 persen sudah mengalami keterlambatan. Dengan begitu, kita doakan bersama semoga operasinya bisa optimal," imbuhnya.

Bung Karna memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Klinik Mata Tritya Surabaya. Kerjasama yang dibangun saat ini, akan memberikan peluang besar untuk masyarakat Situbondo. Jika ini terus dilakukan, dia optimistis, dalam waktu tidak terlalu lama, Kabupaten Situbondo akan bebas katarak.

“Kita mempunyai beberapa program di bidang kesehatan yang sifatnya gratis. Selain ‘Gebrak Bersinar’, ada juga program ‘Sehat gratis‘ (Sehati) bagi mereka yang masuk dalam daftar DTKS. Cukup dengan menunjukkan KTP saja,” pungkasnya. (jon/pri/adv) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#pemkab situbondo #Operasi Katarak Gratis #Gebrak Bersinar #Bebas Katarak