Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sambut Hari Lingkungan Hidup, PLN Tanam Ribuan Mangrove Bersama Masyarakat

Edy Supriyono • Sabtu, 4 Juni 2022 | 17:34 WIB
PEDULI LINGKUNGAN: Tim TJSL PLN UIP JBTB bersama puluhan siswa Sekolah Dasar (SD), dan masyarakat sekitar bahu membahu menanam mangrove di Pantai Bilik Sijile baru-baru ini.
PEDULI LINGKUNGAN: Tim TJSL PLN UIP JBTB bersama puluhan siswa Sekolah Dasar (SD), dan masyarakat sekitar bahu membahu menanam mangrove di Pantai Bilik Sijile baru-baru ini.
RADAR SITUBONDO - PLN melakukan penanaman 5000 mangrove di sekitar lokasi rencana pembangunan SUTET 500 kV Paiton-Watudodol/Kalipuro, Banyuwangi, Selasa (31/5) lalu. Kegiatan yang dilakukan di Pantai Bilik Sijile, Kawasan Labuhan Merak, Taman Nasional Baluran tersebut dilakukan untuk menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2022.

Dalam acara ini, PLN bekerjasama dengan Taman Nasional Baluran, Kelompok Swadaya Masyarakat ‘Randu Agung Bersatu’ yang beralamat di sekitar Kawasan Taman Nasional Baluran Situbondo. Selain itu, juga melibatkan warga sekitar, serta puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di Desa Sumber Waru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Kepala Balai Taman Nasional Baluran, melalui Kasie Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Karangtekok, Lukman Hidayat, S.Sos,.M.H, menjelaskan tentang tata cara menanam mangrove yang baik dan pentingnnya mangrove bagi lingkungan. “Penanaman mangrove dapat bermanfaat secara ekologis  dan ekonomis. Sebab, secara ekologis, tanaman mangrove dapat menjadi perlindungan dari bahaya bencana alam. Penambah unsur hara, penyerap racun dan karbon, sumber plasma nutfah, memelihara iklim mikro, dan sebagainya,” terangnya.

Photo
Photo
PLN PEDULI: Tim TJSL PLN UIP JBTB, Gina Widiasari, di damping Kasie Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Karangtekok, Lukman Hidayat,S.Sos,.M.H, menyerahkan bantuan kepada Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat 'Randu Agung Bersatu, Toni Arya Saputra.

Disebutkan, Mangrove juga dapat bermanfaat secara ekonomis. Yakni, sebagai tempat bertelurnya ikan. Sehingga, jumlah ikan akan semakin melimpah. Keadaan ini nantinya juga akan berdampak secara luas kepada nelayan sekitar, serta bisa menjadi tempat wisata. “Bantuan mangrove ini dapat ditanam untuk lahan seluas 2,04 hektar dengan jarak antar mangrove sekitar 1,5 meter.”ujar Lukman.

Dia mengaku, puluhan siswa sekolah dasar dan masyarakat sekitar menyambut dengan antusias. Karena, cara ini sekaligus dapat mengedukasi anak-anak dan masyarakat mengenai pentingnya penanaman mangrove secara ekologis dan ekonomis.

Ke depan, diharapkan masyarakat dari segala lapisan usia akan semakin cinta lingkungan, dan memahami dengan benar pentingnya lingkungan. Sehingga sikap cinta terhadap lingkungan akan menjadi bagian dari keseharian. “Tahun ini PLN menanam 5000 bibit mangrove jenis Rhizopora SP. Sedangkan tahun lalu, PLN menanam sebanyak 2500 sentigi dan bakau. Ini merupakan hal yang harus diapresiasi,” imbuh Lukman.

Photo
Photo
FOTO BERSAMA: Tim TJSL PLN UIP JBTB bersama puluhan siswa Sekolah Dasar (SD), dan masyarakat sekitar usai menanam mangrove di Pantai Bilik Sijile baru-baru ini

Ketua Komunitas Randu Agung Bersatu, Toni Arya Saputra, memberikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PLN atas kepedulian dalam memperhatikan lingkungan sekitar. Khususnya terhadap pelestarian mangrove yang sangat berpengaruh kepada masyarakat sekitar. Selain bantuan tersebut bermanfaat bagi lingkungan untuk menahan abrasi, bahaya bencana alam juga dapat dimitigasi. Di samping itu, bantuan juga akan bermanfaat secara ekonomis, di mana populasi ikan akan semakin banyak.

Dia mengaku optimistis, dengan adanya penanaman mangrove bersama Kelompok Swadaya Randu Agung Bersatu, lokasi tersebut dapat dikembangkan menjadi tempat wisata yang dapat diangkat secara nasional. Sehingga, akan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat sekitar. “Terima kasih PLN atas Bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) melalui program PLN Pedulinya yang telah memberikan kami 5000 bibit mangrove senilai Rp. 100 juta,- untuk kami pergunakan di sekitar Kawasan Labuhan Merak yakni di Bilik Sijile. Kami akan amanah menjaganya dan bantuan pastinya sangat kami butuhkan dan sangat bermanfaat untuk kami masyarakat sekitar”, pungkasnya.

Ditemui dalam kesempatan berbeda, General Manager PLN UIP JBTB, Muhammad Ramadhansyah, mengatakan Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ini kerap dilaksanakan PLN untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat serta lingkungan. Sehingga, nantinya PLN akan mensejahterakan masyarakat. tidak hanya dengan penyediaan listrik yang andal, tapi juga melalui Program PLN Pedulinya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar.

“PLN turut menyasar tujuan pembangunan berkelanjutan. Sehingga, diharapkan dengan bantuan yang diberikan PLN, dapat meningkat kualitas lingkungan dan bermanfaat secara ekologis. Selain itu, masyarakat dapat lebih meningkat secara ekonomi finansial dan kesejahteraannya, tandasnya. (jon/pri/adv) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#Labuhan Merak #Pantai Bilik Sijile #Tanam Mangrove #pln #taman nasional baluran #SUTET 500 kV Paiton-Watudodol