SITUBONDO – Aziz Akbar, salah satu pemerhati sosial di Kabupaten Situbondo menggandeng KDS melakukan aksi sosial berupa pemberian paket sembako kepada warga tidak mampu. Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian, juga untuk berbagi di Bulan Ramadan.
Dia mengatakan, program Gerebek Ramadan merupakan salah satu kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan tersebut berupa pemberian sembako kepada abang becak, pemulung, pengamen dan pengemis. Ada juga berbagi dengan warga di lingkungan pertokoan KDS. Pemberikan paket sembako kepada panti asuhan yatim piatu juga rutin dilakukan setiap bulan.
"Kadang pula kita bikin acara bareng anak yatim berbelanja gratis di KDS yang menjadi program rutin bulan Ramadan. Tak hanya itu, kita juga menyumbang hewan kurban setiap perayaan Hari Raya Idul Adha," ujar Azis Akbar, Senin (11/4/2022).
Pria yang akrab disapa Aziz itu mengaku, pemberian ribuan paket sembako tersebut disponsori langsung owner KDS Situbondo (Franky). Kegiatan sosial ini dilakukan tidak hanya di Bulan Ramadhan saja. Namun juga pada saat HUT KDS dan menjelang Hari Raya Idul Adha.
Kegiatan Gerebek Ramadan berlangsung hingga ke ujung barat Kecamatan Panarukan, kemarin. Kata Aziz, di sepanjang jalan pantura, para abang becak dan pemulung yang menjadi sasaran tampak sumringah saat mereka menerima paket sembako yang datang secara tiba-tiba. "Biasanya kan paket sembako itu penerimanya di data terlebih dulu. Ini kan nggak, langsung diberikan kepada yang bersangkutan secara spontanitas," terangnya.
Azis menambahkan, kegiatan semacam ini juga tidak hanya dilakukan di hari-hari besar tertentu. Bahkan, selama pandemi Covid 19 melanda bangsa Indonesia, khususnya di Kabupaten Situbondo, dirinya bersama KDS juga ambil bagian dengan memberikan paket sembako kepada warga miskin yang tinggal di wilayah perkotaan. Selain itu, juga membantu pemerintah daerah dalam membagikan masker gratis dan ratusan alat pelindung diri (APD) di beberapa titik puskesmas dan rumah sakit di Situbondo. "Semuanya saya yang menangani. Kepercayaan ini diberikan sejak 1991 silam," ungkap seniman musik tersebut.
Sementara itu, Mulyono, salah satu tukang becak yang setiap hari mangkal di depan pertokoan KDS, mengaku, seringkali mendapatkan bantuan. Baik berupa paket sembako maupun voucher belanja gratis. "Setiap tahun atau hari-hari lainnya seperti Idul Adha, Hari Ulang Tahun KDS, selalu dapat bagian sembako. Kadang ya berupa voucher," ucapnya.
Hal senada juga disampaikan pencari rongsokan, Ngatemi. Dia mengaku bahagia, karena secara tiba-tiba mendapatkan paket sembako. Biasanya, untuk mendapatkan sembako itu tidak mudah, dan harus melalui pendataan terlebih dahulu. Namun, kali ini dia mendapatkan sembako saat dirinya bekerja memilih sampah plastik. "Rasanya senang sekali, karena tiba-tiba dapat sembako. Lumayan bisa untuk penyambung hidup," pungkasnya. (jon/pri)
Editor : Ali Sodiqin