Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Capaian Vaksinasi Anak-Anak Baru Mencapai 34 Persen

Ali Sodiqin • Rabu, 23 Februari 2022 | 13:00 WIB
capaian-vaksinasi-anak-anak-baru-mencapai-34-persen
capaian-vaksinasi-anak-anak-baru-mencapai-34-persen


SITUBONDO – Siswa di sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Situbondo terpapar Covid 19. Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo berusaha meningkatkan cakupan vaksinasi siswa usia enam hingga sebelas tahun. Tak terkecuali mereka yang ada di pelosok desa ikut disasar.



Kepala Dinkes Situbondo, Dwi Herman Susilo, S.KM., M.Kes mengatakan, langkah tersebut harus dilakukan untuk mempercepat capaian kekebalan tubuh (herd immunity). Salah satunya di lingkungan pendidikan. Sehingga, proses pembelajaran tatap muka bisa dapat dilakukan secara aktif kembali.



“Kita fokus dalam pelaksanaan vaksinasi terhadap anak didik yang usianya enam hingga sebelas tahun. Kita menyasar seluruh anak di sekolah yang ada di Situbondo. Baik itu di kota maupun di pelosok desa," ucap Dwi Herman Susilo, Minggu (13/2) lalu.



Dwi menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi terhadap anak didik masih mencapai 34 persen. Sehingga, harus lebih intens dalam melakukan vaksinasi di lingkungan pendidikan yang usianya masih anak enam hingga sebelas tahun. "Setidaknya capaian vaksinasi bisa mencapai 60 persen. Sehingga, pembelajaran tatap muka dapat dilakukan secara aman," ungkapnya.



Masih kata Dwi, beberapa pekan terakhir dirinya turun mendatangi sekolah yang berada di dataran tinggi maupun pelosok desa. Sebab, mereka yang berada di wilayah pelosok, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan vaksinasi dalam membentuk imun tubuh yang kebal. "Semua masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Maka, dalam pemerataan proses vaksinasi, kita datangi juga mereka yang ada di pelosok desa," ungkapnya.



Dwi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di wilayah pelosok memiliki kendala yang beragam. Sebelum vaksinasi dilakukan, perlu melakukan sosialisasi manfaat dari vaksin. Sebab, persepsi masyarakat desa terhadap vaksin masih beragam.



Selain itu, akses medan jalan yang ditempuh cukup sulit. Sehingga membutuhkan kendaraan khusus untuk mencapai tempat yang dituju. "Melalui perangkat desa setempat, sebelumnya telah dilakukan sosialisasi. Kemudian proses vaksinasi dengan mendatangi lokasi dengan jalur akses jalan yang cukup sulit," kata Dwi. (mg1/pri)


Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #capaian vaksin