SITUBONDO – Di musim kemarau seperti saat ini, para penggemar Layang-layang di Kota Santri kian bersemangat bermain. Tak hanya siang, tapi juga malam hari. keadaan ini membawa keuntungan secara ekonomi kepada para pembuat dan penjual mainan tradisional itu
Salah satu pembuat layang-layang di Kota Santri, Saiful Rizal mengatakan, untuk menarik minat masyarakat, dirinya membuatnya dengan beragam bentuk unik dan motif yang bagus. Sehingga, dapat diminati para penggemar fanatik layang-layang.
Dengan cara begitu, pria yang berdomisili di sekitar bantaran sungai Sampean Baru, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo itu mengaku mengalami kenaikan permintaan. Tak heran, jika keuntungan yang didapatkan juga meningkat. “Saya merasakan keuntungan dengan adanya kenaikan permintaan layang-layang pada musim kemarau seperti saat ini,” tutur Rizal.
Pria yang masih lajang itu mengaku, layang-layang yang banyak diminati adalah yang bergambar. Ada Batman, Superman. Ada juga gambar harimau dan lainnya. Selain itu, Rizal juga membuat layangan untuk orang dewasa.
“Ini usaha musiman. Saya harus pandai-pandai mencari cara bagaimana orang tertarik. Mulai dari bentuk, ornamen, hingga gambarnya harus saya buat menarik untuk menarik calon pembeli. Di antaranya. Layangan untuk orang dewasa berbeda dengan anak-anak,” terangnya.
Dia menyebutkan, harga satu biji layangan bergambar Rp 35 ribu. Sedangkan harga layangan untuk orang dewasa berkisar Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu perbiji. Perhari bisa terjual sepuluh hingga 15 layangan bergambar. Sedangkan khusus orang dewasa tergantung pesanan. Biasanya ramai pesanan menjelang hari libur. (jon/pri)
Editor : Ali Sodiqin