RadarBanyuwangi.id – Hotel Sidomuncul 2 kawasan wisata Pasir Putih (Pasput) sudah lama tidak jadi tempat karantina pasien positif Covid-19. Gedung observasi kabupaten kini menempati beberapa puskesmas. Yaitu Puskesmas Besuki, Kendit, dan Arjasa.
Direktur Perusda Pasput, Yasin Ma'sum menerangkan, Hotel Sidomuncul 2 tidak ditempati karantina mulai 01 Maret lalu. Sejak tanggal tersebut, pihak perusda menerima tamu hotel seperti biasa. “Sampai sekarang beroperasi normal,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Situbondo kemarin (27/05).
Yasin memastikan, meski pernah dijadikan tempat karantina, Hotel Sidomuncul 2 tetap aman bagi pengunjung. Sebab, setelah dikosongkan dari pasien Covid-19, pihaknya melakukan sterilisasi. “Sterilisasi secara menyeluruh pada tanggal 02-07 Maret lalu,” katanya.
Sejak beroperasi normal, sudah ada beberapa pengunjung yang datang. Hanya saja, Yasin mengaku belum menghitung jumlah kunjungan. “Yang jelas sudah ada tamu berkunjung di setiap akhir pekan walaupun tidak semua kamar terisi,” kata Yasin.
Juru bicara satgas Covid-19, Dadang Aries Bintoro membenarkan tidak ditempatinya Hotel Sidomuncul 2 sebagai tempat observasi. Dia mengaku, pemerintah daerah menyediakan tiga puskemas sebagai tempat karantina. Masing-masing Puskesmas Besuki, Puskesmas Kendit dan Puskesmas Arjasa.
Kapasitas tiga puskemas tersebut masih memadai. Apalagi, tidak semua pasien Covid-19 menjalani karantina. Dadang menerangkan, pasien terkonfirmasi juga kadang isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. “Fasilitas lengkap, karena memang dibuat khusus di tigas puskesmas itu,” pungkasnya. (bib)
Editor : Ali Sodiqin