Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

FPK-FKUB Kunjungan ke Klenteng Besuki

AF Ichsan Rasyid • Selasa, 6 Maret 2018 | 01:25 WIB
fpk-fkub-kunjungan-ke-klenteng-besuki
fpk-fkub-kunjungan-ke-klenteng-besuki



BESUKI – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten mengunjungi Klenteng Besuki, Jumat Malam (02/03). Kunjungan tersebut dalam rangkah Perayaan Cap Go Meh.



Linda Indrawati, Ketua Xi Hua dan anggota FPK perwakilan dari Etnis Tionghoa Situbondo mengatakan, Xi Hua memiliki tugas untuk memperkenalkan budaya  imlek. Karena itu, kunjungan tersebut dilaksanakan.



Perempuan yang juga menjabat panitia Cap Go Meh di Klenteng Besuki itu menambahkan, Cap Go Meh merupakan budaya yang sudah mengakar di Indonesia. Dia berharap, Cap Go Meh dapat mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara.



Dalam kunjungan di Klenteng Besuki itu, ada sekitar 30 orang yang tergabung dalam komunitas tionghoa Xi Hua. Ada juga perwakilan FKUB dan FPK masing-masing sebanyak enam orang, serta dua orang  dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.



Ada beberapa rangkaian acara dalam kunjungan yang dilaksanakan sekitar 19.00 itu. Di antaranya, ramah tamah, lontong Cap Go Meh, dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Di penghujung acara diisi perkenalan dan foto bersama.



Camat Besuki, Suriyatno mengaku sangat senang dengan kunjungan tersebut. Dia mengatakan, hal ini sangat bagus untuk memperat tali silaturahim. “Besar harapan kami untuk dijadikan sebagai agenda tahunan,” katanya.



Dia menambahkan, hal tersebut juga akan menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan beragama dan berbangsa. Karena itu, komunikasi dan silaturrahmi antar umat beragama harus dipupuk dan dijaga bersama.



Perwakilan Bakesbangpol Situbondo dalam sambutannnya menyampaikan, FPK maupun FKUB merupakan wadah perwakilan dari suku atau etnis yg ada di Situbondo. Mereka diharapak mampu menjalankan tupoksinya. Salah satunya, menjaga persatuan dan kesatuan antar umat beragama.



Kata dia, jika peran dan fungsi ini bisa dijalankan denagan baik, maka persatuan antar umat beragama akan terus terjaga. Dampaknya, kondusifitas daerah tidak akan terganggu. (bib/pri)


Editor : AF Ichsan Rasyid