Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

PG Panji Beri Keringanan Warga Tanjung Kamal

AF Ichsan Rasyid • Kamis, 1 Maret 2018 | 23:00 WIB
pg-panji-beri-keringanan-warga-tanjung-kamal
pg-panji-beri-keringanan-warga-tanjung-kamal



PANJI – Perselisihan warga Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran dengan Pabrik Gula (PG) Panji berujung damai. Ini setelah kedua belah pihak, kemarin (28/02) bertemu membuat kesepakatan yang sama-sama menguntungkan. Pertemuan dimediasi Komsi II DPRD Situbondo. 


Ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam rapat mediasi yang digelar di Balai Pertemuan PG Panji tersebut. Di antaranya, PG Panji tidak akan menggusur rumah warga. Namun warga juga harus mengakui bahwa tanah yang ditempati selama ini adalah milik PG.


Hadir dalam pertemuan ini Wakil Ketua Komisi II DPRD, Hadi Priyanto dan General Meneger PG Panji, Agus Zain. Perwakilan beberapa warga Desa Tanjung kamal bersama kepala desa, juga ikut serta.


Hadi menyampaikan, antara warga dan PG panji sudah menemukan satu kesepahaman. “Tentu akan lebih baik jika kedua belah pihak bisa saling bekerjasama. Jika saling mengerti akan menjadi indah. Makanya, saya sangat berharap ada simbiosis mutualisme. Seperti jika PG memiliki tanaman tebu, masyarakat mau menjaga. Sebaliknya, jika ada lahan, PG mau bekerjasama dengan masyarakat setempat,” ucapnya.


Hadi juga mengharap kerjasama PG untuk memberi keringanan terhadap masyarakat yang terbilang kurang mampu. “Masyarakat yang berada di taraf sosial menengah ke bawah kami harap diberi kesempatan tinggal oleh PG. Setidaknya sampai mereka benar-benar mampu,” pintanya.


Namun, kata Hadi, jika memang PG kemudian memberi kesempatan warga untuk menempati, warga juga harus paham. Tanah yang ditempati warga terdapat pajak yang harus dibayar. “Di tanah tersebut tentu ada pajak bumi dan bangunan. Mengenai pembayarannya, ini harus dibicarakan kembali dengan PG. Yang jelas saya menginginkan maslah ini selesai hari ini juga. Agar tidak berkelanjutan,” tegasnya.


General Meneger PG Panji, Agus Zain menyampaikan bahwa pemotongan pohon itu dilakukan agar lahan tebu yang hendak digarap mendapat cahaya yang cukup. “Saya meminta maaf jika memang ada warga yang merasa dirugikan. Namun pemotongan-pemotongan pohon itu dilakukan karena PG hendak menanam bibit tebu. Tebu sangat butuh terhadap cahaya matahari.” paparnya.


Selain itu, Agus berjanji kerusakan pohon milik warga akan segera diganti.”Kami akan terjun ke lapangan terlebih dahulu. Setelah kami data, selanjutnya akan kami ganti sesuai kerugian. Bahkan bagi warga yang tidak mampu, kami siapkan uang bantuan. Anggaplah zakat dari kami,” pungkasnya. (cw1)

Editor : AF Ichsan Rasyid