Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jalan Raya Baluran Banjir

AF Ichsan Rasyid • Sabtu, 3 Februari 2018 | 16:57 WIB
jalan-raya-baluran-banjir
jalan-raya-baluran-banjir



BANYUPUTIH–Curah hujan tinggi menyebabkan banjir di di jalan raya Baluran, Kecamatan Banyuputih, Jumat (02/02). Kendaraan tak berani menerobos karena kedalaman banjir, tepatnya di Jembatan Panggang mencapai satu meter. Kendaraan mengekor hingga lima kilometer dari arah Situbondo maupun Banyuwangi.


Samin, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih menyampaikan, beberapa kendaraan terpaksa harus menunggu surutnya air agar bisa lewat. “Kejadiannya sekitar 14.30 wib. Kebetulan saat kejadian saya dari Situbondo hendak pulang ke Wonorejo. Untuk lewat tidak memungkinkan, terpaksa harus menunggu,” terang Samin.


Samin juga menuturkan, total panjang kemacetan banjir itu mencapai lima kilo meter. Kemacetan bertambah panjang akibat iring-iringan rombongan bus dari Bali yang hendak menuju ke Sukorejo  “ Baik dari arah barat, antrian kendaraan mencapai dua kilometer. Sedangkan dari arah timur sepanjang tiga kilometer lebih. Namun akhirnya terkendali setelah beberapa marinir dan koramil turun ke lokasi,” terangnya.


Iswanto, salah satu anggota Koramil Kecamatan Banyuputin menuturkan,  untuk memperlancar arus lalu lintas, dirinya dan bersama warga dan beberapa anggota yang lain mengadakan buka tutup jalan. “ Agar tidak ada penumpukan kendaraan, setelah banjir sedikit surut, kita adakan buka tutup jalan. Secara bergantian, lima mobil dari arah barat, dan lima mobil dari arah timur,” ungkap Samin.


Iswanto menambahkan, selain karena curah hujan yang cukup tinggi, banjir itu juga disebabkan oleh meluapnya air sungai di lokasi tersebut. “Faktor kecilnya badan sungai di bawah jembatan Panggang yang ada di tempat tersebut juga menjadi penyebab banjir. Kedalamannya hanya sekitar satu meter. Karena tidak mampu menampung curah hujan, akhirnya air meluap ke jalan,” terangnya. Saat diwawancarai. (cw1/pri)

Editor : AF Ichsan Rasyid