Crystal Palace juga sukses menambah derita Pep Guardiola untuk nirgelar dalam musim ini.
Meski pun dalam laga final yang diigelar Stadion Wembley Sabtu (17/5) tersebut, Manchester City tampil agresif di 15 menit awal pertandingan.
Namun, justru serangan balik cepat dari Palace yang membuka ancaman serius. Kombinasi Daniel Munoz dan Eberechi Eze menjadi kunci keberhasilan.
Munoz menusuk dari sisi kiri dan mengirim umpan silang tajam yang disambut Eze dengan tembakan keras yang membuahkan gol. Palace tampil solid dalam bertahan, meski sempat beberapa kali nyaris kehilangan kontrol.
Salah satunya saat Dean Henderson keluar dari sarangnya untuk menghentikan Erling Haaland dan tampak menyentuh bola di luar arena.
Namun VAR memutuskan untuk tidak turun tangan. Begitu pula ketika Tyrick Mitchell melakukan pelanggaran yang gegabah terhadap Bernardo Silva di area penalti saat ia menjatuhkan gelandang asal Portugal itu sehingga City mendapat penalti; wasit tidak t
Meski begitu, City tetap mendapat kesempatan emas lewat penalti usai pelanggaran lain. Namun tendangan Omar Marmoush berhasil digagalkan oleh Henderson yang tampil gemilang
Henderson membuktikan diri sebagai sosok yang tak tergoyahkan di gawang Eagles saat ia kembali menciptakan momen ajaib sebelum babak pertama usai dengan berhasil menukik ke sisi kiri untuk secara menakjubkan menepis tendangan melengkung Doku.
Palace akhirnya meraih trofi pertamanya sekaligus mereka juga akan bermain di Liga Eropa UEFA musim depan, yang merupakan puncak dari hari bersejarah bagi klub. (*)
Editor : Niklaas Andries