Kehadiran pemain berusia 20 tahun sejauh ini masih belum mendapat kepercayaan penuh untuk tampil reguler sejak bergabung dengan Oxford United.
Masa kontraknya juga hanya tersisa satu musim lagi, sehingga Marselino mulai mempertimbangkan langkah karier berikutnya.
Padahal, Marselino menunjukkan performa impresif saat membela Timnas Indonesia.
Ia mencetak dua gol saat menghadapi Arab Saudi dan memberi satu assist untuk gol tunggal Ole Romeny ke gawang Bahrain. Namun sayangnya, performa itu belum cukup menarik perhatian pelatih Oxford, Garry Rowett.
Boleh jadi kondisi ini bisa dimaklumi. Ini mengingat Oxford United merupakan tim promosi yang fokus menghindari degradasi sepanjang musim.
Marselino hanya diturunkan dua kali yakni di ajang Piala FA saat kalah 1-3 dari Exeter City dan di laga terakhir Divisi Championship melawan Swansea City. Total waktu bermain Marselino di seluruh kompetisi musim ini hanya 14 menit.
Media lokal Oxford Mail bahkan tak menyertakan nama Marselino dalam daftar pemain muda yang tampil musim ini.
"Pemain muda seperti James Golding, Joshua Johnson, dan Gatlin O'Donkor memiliki peluang lebih besar untuk terlibat di musim 2025-26," tulis media tersebut.
Pelatih Gary Rowett, yang akan memulai musim penuh pertamanya di Oxford musim depan, berniat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para pemain muda.
Namun dalam komentarnya tentang prospek pemain muda, Rowett tidak menyinggung nama Marselino.
"Saya rasa sesuatu yang harus dilakukan musim depan adalah memberi lebih banyak peluang untuk pemain muda," ujar Rowett.
"Akan ada kesempatan bagi beberapa dari mereka untuk bersaing merebut tempat di tim utama."
"Pada suatu titik, Anda harus memutuskan apakah mereka membutuhkan peminjaman," lanjut Rowett.
Hal inilah yang membuat Marcelino Ferdinan berpotensi meninggalkan klub asal Inggris itu dan Liga Championship pada musim 2025/2026 mendatang.
Dengan kontraknya yang akan berakhir pada musim panas 2026, peluang Marselino untuk hengkang dari Oxford United memang terbuka lebar. Liga Belanda disebut-sebut sebagai tujuan realistis berikutnya bagi mantan pemain Persebaya Surabaya itu.
Beberapa klub papan tengah Eredivisie dinilai cocok untuk menampung Marselino, terutama karena gaya bermain ofensif mereka cocok dengan karakteristik pemain muda bertalenta seperti dirinya.(*)
Editor : Niklaas Andries