Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sebelum Hijrah sebagai Kiper, Inilah Posisi Awal Penjaga Gawang Timnas Indonesia Maarten Paes saat Bermain Sepak Bola

Niklaas Andries • Selasa, 13 Mei 2025 | 20:15 WIB

ALIH POSISIl: Sebelum menjadi penjaga gawang Maaten Paes pernah menjadi penyerang
ALIH POSISIl: Sebelum menjadi penjaga gawang Maaten Paes pernah menjadi penyerang
Radarbanyuwangi.id – Sejak dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada tahun 2024 silam. Kiper timnas Indonesia Maarten Paes mampu menjadi idola baru publik sepak bola tanah air.

Penjaga gawang yang kini membela FC Dallas tersebut ternyata punya pengalaman unik saat beraksi di lapangan hijau. Ini terkait posisinya kini yang didapuk sebagai pemain dibawah mistar alias kiper.

Siapa sangka sebelum menjadi seorang kiper. Maarten Paes ternyata dulunya merupakan sosok pemain dengan posisi sebagai penyerang. Itu dialaminya saat ia masih bermain di akademi usia 13 sampai 15 tahun.

‎"Hingga usia 15 tahun, saya adalah seorang striker, tapi saya termasuk striker yang hanya menunggu bola," ungkap Paes.

Secara terang terangan Maarten Paes merasa tidak ada passion bermain sebagai striker. Itulah yang kemudian membuatnya berpindah posisi sebagai seorang kiper.

‎"Ternyata saya merasa tidak ada passion sebagai striker, dan saya lebih suka berperan dalam menjaga gawang tim saya," imbuhnya.

‎Namun kiper keturunan Belanda itu langsung menjadi penjaga gawang di arena sepak bola Pengalaman menjadi kiper diawalinya dengan bermain futsal.

‎"Awalnya saya adalah kiper futsal. Lalu beralih ke kiper sepak bola lapangan dan saya semakin menemukan passion saya di situ. Saya sampai rela berlatih empat sampai lima kali sehari untuk itu," tuturnya.

‎Dia mengakui bila dirinya termasuk agak terlambat terjun di dunia sepak bola profesional. Pengalaman ke dunia profesional dilakukannya saat berusia di atas 17 tahun.

Hal inilah yang membuat harus bekerja sedikit ekstra keras. ‎Paes pun baru mulai menjadi kiper di usia 16 tahun dan naik ke status kiper profesional pada usia 18 tahun.

Dia bisa terus berkarir sebagai kiper di kompetisi sepak bola kasta tertinggi, yaitu Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat.

‎"Intinya adalah kerja keras bisa mengalahkan bakat. Selalu kerja keras setiap hari, dan belajar dari pertandingan, baik itu saat kalah maupun menang, saya harus mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik," tegasnya.

‎Kini ketika ia telah menjadi kiper utama, baik di FC Dallas maupun Timnas Indonesia. Paes sadar bahwa dia harus menjaga kondisi.

‎"Semakin usia saya bertambah, maka saya harus semakin peduli dengan kondisi kebugaran saya, apalagi saya juga cukup tua saat menjadi pemain profesional dibandingkan pemain lain, apalagi saat ini perjalanan panjang dari Amerika ke Indonesia untuk bergabung bersama Timnas, jadi saya harus menjaga kondisi," terangnya. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#fc dallas #penjaga gawang #mls #striker #Maarten Paes #wni #kiper #naturalisasi #timnas indonesia #belanda #futsal #hijrah