Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengatakan perpisahan dengan Carlos Pena adalah manifestasi usaha manajemen untuk mengatrol pencapaian tim.
"Persija butuh perubahan segera. Perpisahan dengan Carlos Pena menjadi interpretasi dari semangat perubahan itu dan bagi kami situasi ini adalah dinamika profesionalisme semata,” kata Mohamad Prapanca.
Carlos Pena sendiri diangkat sebagai pelatih Persija pada 29 Juni 2024 dengan kontrak satu tahun. Misi atau target yang dicanangkan yani finis di posisi empat besar.
Namun, perjalanan Pena tidak berjalan mulus.Selama 30 pertandingan, Persija mencatatkan 13 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 9 kekalahan, dengan total 47 poin di posisi kelima klasemen sementara Liga 1 2024/2025.
Meski sempat memperlihatkan kebangkitan dengan kemenangan atas Persik Kediri pada laga ke-29, kekalahan mengejutkan dari Semen Padang akhirnya memaksa manajemen bertindak.
Persija kini terpaut 3 poin dari Bali United yang berada di peringkat ke-5. (*)
Editor : Niklaas Andries