RADARBANYUWANGI.ID – Persaingan sengit memperebutkan posisi ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Banyuwangi bakal tersaji di aula Universitas PGRI Banyuwangi (Uniba), Rabu pagi (9/4).
Tiga tokoh politik bakal bersaing meraih posisi paling tinggi di jajaran pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia lingkup kabupaten the Sunrise of Java tersebut.
Komisi Pemilihan (KP) Askab PSSI Banyuwangi mengumumkan tiga nama calon ketua, dua nama calon wakil ketua, dan sembilan nama calon komisi eksekutif (exco) yang akan bertarung dalam Kongres Askab PSSI kali ini.
Khusus tiga kandidat yang meramaikan bursa calon ketua, mereka merupakan figur yang namanya sudah tidak asing di kancah olahraga Banyuwangi sekaligus kancah perpolitikan Bumi Blambangan.
Kandidat yang pertama adalah Michael Edy Hariyanto yang kini menjabat sebagai wakil Ketua DPRD sekaligus ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi.
Michael juga mantan manager Persewangi sekaligus mantan Ketua KONI Banyuwangi. Namanya masuk dalam kandidat calon ketua sekaligus digadang menjadi calon terkuat dalam pemilihan kali ini.
Figur kedua adalah Pebdi Arisdiawan. Selain merupakan pengurus Askab PSSI petahana, dia juga menjabat sebagai sekretaris Partai Nasdem.
Figur ketiga ialah anggota DPRD Banyuwangi dari Partai Golkar, Zainul Arifin. Zainul tercatat pernah menjadi pengurus Persewangi dan ketua cabang olahraga (cabor) selancar.
Tak hanya masuk sebagai calon ketua, Zainul juga mendaftarkan diri sebagai calon wakil ketua Askab PSSI Banyuwangi periode 2025–2029.
Ketua Komisi Pemilihan (KP) PSSI Banyuwangi Ahmad Mustain mengatakan, kongres akan digelar di aula Uniba mulai pukul 10.00. Ada beberapa pihak yang diundang untuk hadir dalam kegiatan tersebut.
Namun, proses pemilihan atau acara inti hanya boleh diikuti oleh 20 voter, tiga calon ketua, dua calon wakil ketua, dan sembilan calon exco.
”Setelah acara pembukaan dan kegiatan inti dimulai, hanya peserta yang boleh tetap berada di dalam lokasi kongres,” ujarnya.
Panitia sudah mempersiapkan beberapa hal termasuk skrining untuk peserta yang masuk ke arena kongres. ”Nanti ada perwakilan dari Asprov PSSI Jatim juga yang akan ikut hadir menyaksikan jalannya kongres,” tegas Mustain.
Sementara itu, menyadari potensi dinamika dan antusiasme yang tinggi dalam kongres ini, Polresta Banyuwangi mengambil langkah antisipatif. Sejumlah personel kepolisian akan diterjunkan untuk mengamankan jalannya kegiatan.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kongres berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif, sehingga para voter dapat menyalurkan aspirasinya tanpa gangguan.
Kabagops Polresta Banyuwangi Kompol Idham Kholid mengingatkan panitia untuk menyiapkan kegiatan dengan benar serta menjalankan proses kongres sesuai dengan aturan.
”Sehingga, kegiatan bisa berjalan dengan lancar. Kami juga menyiapkan personel untuk menjamin kelancaran kegiatan,” pungkasnya. (fre/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin