RADAR BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sering melahirkan talenta sepak bola berbakat.
Dua sosok yang cukup mengangkat pamor persepakbolaan Bumi Blambangan contohnya Hendro Kartiko dan Jaenal Ichwan.
Hendro Kartiko yang merupakan kelahiran Banyuwangi 24 April 1973. Dia merupakan penjaga gawang timnas pada masanya.
Ciri khas penampilan Hendro Kartiko identik dengan kepala plontos di lapangan hijau.
Selama karirnya, Hendro telah 50 kali memperkuat timnas Indonesia sejak tahun 1996 hingga tahun 2007. Dia bahkan merupakan salah satu pemain dengan caps terbanyak di timnas.
Beberapa klub pernah diperkuatnya seperti Persija Jakarta, PSM Makasar, Persebaya Surabaya, hingga Arema Malang.
Malang melintas di sepak bola nasional dan internasional selama 17 tahun, Hendro akhirnya pensiun di usia 39 tahun.
Pemain yang dibesarkan oleh Porsela Treblasala ini pernah menjadi bagian skuad Persewangi Banyuwangi periode 1990/1991.
Meski kini tellah pensiun sebagai pemain. Hendro serius mengabdikan diri menjadi pelatih kiper tim Liga Indonesia.
Selain itu, ada nama Jaenal Ichwan. Pemain kelahiran Banyuwangi 1 Mei 1977 ini pernah menjadi bagian sejarah Persewangi Banyuwangi pada musim 1997 hingga 1999.
Berposisi sebagai winger, Ichwan pernah memperkuat sejumlah tim Liga Indonesia seperti Petrokimia Putra, Deltras Sidoarjo, Persija Jakarta, Persita Tangerang, hingga Arema Malang.
Baca Juga: Ubur-Ubur Ikan Lele, Persewangi Melaju ke Final Le
Pada musim 2012/2013 silam, Jaenal Ichwan sempat ‘pulang kampung’ dengan kembali memperkuat Persewangi di pentas Divisi Utama.
Saat itu dia bermain bersama Slamet Sampurno, Jordi Kartiko, dan Ikrom Syafii. Sukses di level klub, Ichwan juga berhasil menembus skuad tim nasional Indonesia.
Pada kurun waktu 2002 hingga 2004, pemain yang kini menetap di Pasuruan ini menjadi langganan timnas pada masa itu. (nic/bay)
Editor : Ali Sodiqin