Radarbanyuwangi.id – Ambisi manajemen baru tim Liga 3 Persewangi Banyuwangi menembus Liga 2 menjadi tantangan tersendiri. Apalagi menilik kompetisi kasta terbawah Liga Indonesia tersebut, dikenal dengan seabrek peserta dan panjangnya jalan menuju babak puncak.
Menyadari hal itu pun Presiden Persewangi Banyuwangi Handoko menyatakan bahwa dibawah naungan PT Persewangi Banyuwangi Laskar Blambangan, timnya siap berbicara banyak di pentas Liga 3 musim ini.
Membuka jalan promosi ke Liga 2 musim depan, manajamen baru pun siap menerapkan manajamen yang modern, akuntabel, kompetitif, dan adaptif. “Persewangi sebagai klub sepak bola modern profesional dan sanggup berprestasi,” tegasnya saat press confrence di BIYC.
Disisi lain kehadiran manajemen baru menukangi Persewangi Banyuwangi menuai respon dari mantan pemain sekaligus barisan pendukung Laskar Blambangan, Ahmad Mustain.
Pria yang akrab disapa Tain Laros ini pun mengapresiasi pengurus baru yang sudah mengambil alih Persewangi Banyuwangi. ”Untuk membangun kemajuan sepak bola Banyuwangi patut diapresiasi dan didukung,” ujarnya.
Pensiunan karyawan BRI ini pun meminta manajamen untuk banyak menjalin komunikasi dengan lintas elemen bola di Banyuwangi. Khususnya suporter, klub, dan mantan pemain.
Termasuk diantaranya penting mempelajari sejarah panjang Persewangi di pentas sepak bola nasional. Diantaranya belajar dari manajemen terdahulu.
Kekurangan yang ada pada manajamen terdahulu bisa segera dibenahi. Dan bila ada kelebihan pengelolaan dari manajamen terdahulu bisa diambil sebagai pelajaran.
Soal target tembus Liga 2 tentunya menjadi harapan semua pecinta sepak bola di Banyuwangi. Bahkan mungkin bukan hanya Liga 2 tetapi sampai Liga 1. Dan yang terpenting bagaimana kini manajemen baru untuk menata diri. ”Intinya buktikan,” tegasnya. (*)
Editor : Niklaas Andries