Laga semakin seru setelah Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir menyaksikan jalannya pertandingan. Ipuk juga memberikan stimulus kepada panitia penyelenggara turnamen Bupati Cup berupa uang tunai sebesar Rp 20 juta.
”Terima kasih kepada panitia, KONI Banyuwangi, dan Askab PSSI yang sudah menggelar turnamen sepak bola. Semoga ini menjadi edukasi bagi masyarakat untuk terus berolahraga,” kata Ipuk.
Turnamen sepak bola yang digelar adalah bagian dari upaya untuk menumbuhkan semangat olahraga. Tak hanya sepak bola, masyarakat bisa memilih olahraga sesuai dengan passion mereka.
”Harapannya, dengan rutin berolahraga, masyarakat menjadi sehat, terhindar dari penyakit, dan lebih produktif. Ajang ini juga bisa menambah saudara. Saya harap masyarakat yang hadir bisa menjadi suporter yang baik dan pemainnya juga menjadi atlet yang baik,” kata Ipuk.
Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah menambahkan, pelaksanaan turnamen sepak bola Bupati Cup berhasil menyedot animo masyarakat. Perputaran ekonomi di sekitar lokasi turnamen juga terdampak dengan kehadiran penonton yang cukup banyak.
”Kami berkomitmen untuk terus mendorong event-event olahraga tumbuh di tengah masyarakat. Sesuai dengan harapan bupati agar minat olahraga masyarakat juga terdorong dengan banyaknya event olahraga,” kata mantan Kepala Dispora Banyuwangi itu.
Pertandingan antarkedua tim berlangsung cukup seru. Tim Arsenal yang diperkuat beberapa bintang asal Banyuwangi seperti Nanda Pradana, Decky Rolias, serta Dadang Apridianto, terus mengurung pertahanan lawan. Laga sempat berakhir dengan skor imbang 1-1.
Kedua tim harus berlanjut ke babak adu penalti. Di laga tersebut, Dewi Fortuna masih menaungi tim Arsenal yang akhirnya menang dengan skor 5-4. Dengan kemenangan itu, Arsenal berhak melaju ke babak semifinal.
Ketua Panitia Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Nurhadi mengatakan, melihat animo masyarakat yang cukup tinggi, tahun depan panitia siap menggelar turnamen serupa.
Apalagi, dengan dukungan dari Pemkab Banyuwangi yang cukup luar biasa pada turnamen sepak bola tersebut. ”Partai final digelar pada 21 Juli nanti. Kami siap kembali menggelar event ini setelah melihat bagaimana dukungan Pemkab Banyuwangi,” kata Nurhadi. (fre/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries