RadarBanyuwangi.id - Timnas Indonesia U-23 memastikan diri lolos ke babak perempat final Piala Asia U-23 2024.
Skuad Garuda Muda berhasil memegang tiket menuju babak delapan besar setelah memukul mundur Yordania dengan skor telak 4-1.
Gol kemenangan Indonesia U-23 itu, lewat brace Marselino Ferdinan pada menit ke-23 dan ke-70.
Kemudian, Witan Sulaeman pada menit ke-40, dan Komang Teguh pada menit ke-86.
Sementara, Yordania U-23 hanya mampu mencuri satu gol saja dalam pertandingan ini.
Itu pun, lewat gol bunuh diri Justin Hubner yang membelokkan tendangan Waseem Wasef Alriyalat pada menit ke-79.
Kemenangan tersebut membuat Timnas Indonesia U-23 lolos ke babak perempat final dengan status sebagai runner up grup.
Setelah ini, skuad asuhan Shin Tae-yong akan bertarung di babak perempat final pada Kamis (25/4).
Duel di babak perempat final tersebut akan dimainkan pukul 20.30 waktu setempat atau Jumat (26/4) pukul 00.30 dini hari WIB.
Di delapan besar Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 yang jadi runner up, bakal menghadapi tim yang menempati posisi pertama Grup B.
Sementara ini, posisi puncak diduduki oleh Korea Selatan U-23 dengan raihan 6 poin.
Hanya saja, pertandingan Grup B belum selesai. Di Pertandingan ketiga Korea Selatan U-23 akan bertarung melawan Timnas Jepang U-23.
Selain itu, akan ada pertandingan antara Timnas Uni Emirate Arab (UEA) U-23 versus Timnas China U-23.
Kedua pertandingan grub B tersebut akan digelar pada Senin (22/4) malam waktu setempat.
Baik Jepang maupun Korea Selatan yang sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya tentu bukan lawan mudah bagi Indonesia.
Dua tim itu dihuni pemain-pemain muda potensial yang bermain di sejumlah klub muda di liga-liga bagus.
Dari sekian tim itu, para pemain Timnas Indonesia U-23 berpotensi bertemu rekan setimnya.
Seperti Pratama Arhan yang kini bermain di Suwon FC. Ia berpotensi bertemu rekan setimnya Kang Sang-yoon yang berposisi gelandang jika Korea Selatan yang menjadi runner up.
Tidak hanya itu, potensi perang saudara juga bisa terjadi jika Jepang U-23 yang menjadi juara grup B dan menjadi lawan Indonesia U-23.
Itu, karena di tim Jepang U-23 ada sosok Ryuya Nishio yang bermain untuk Cerezo Osaka.
Ryuya berpotensi head to head dengan Justin hubner jika Jepang U-23 menjadi lawan Indonesia. (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin