RadarBanyuwangi.id – Banyuwangi Putra (BP) dan Persewangi akan melakoni laga pembuka 16 besar Liga 3 Jawa Timur yang berlangsung Kamis (18/1) di Bojonegoro.
Permainan BP dan Persewangi untuk pertama kalinya bakal diuji dalam laga tandang di luar Banyuwangi.
Pada pertandingan pertama, Banyuwangi Putra yang tergabung di Grup II akan bertanding melawan NZR Sumbersari di Stadion Letjen Soedirman, Kabupaten Bojonegoro.
BP satu grup dengan NZR Sumbersari, Persibo Bojonegoro, dan PSIL Lumajang.
Di atas kertas, kekuatan NZR bisa dibilang sulit ditebak.
Menjadi runner-up saat berada di Grup B, NZR justru menjadi juara di Grup EE sebelum akhirnya lolos ke babak 16 besar.
Meski demikian, Ketua BP Pebdi Arisdiawan mengaku optimistis timnya bisa mengatasi NZR.
BP justru lebih mengantisipasi tim tuan rumah Persibo yang akan tampil maksimal di Grup II.
”Secara hitung-hitungan lawan kita di Grup II ini lebih mudah daripada di grup lain yang dihuni wakil Banyuwangi, tapi kita tetap harus berusaha untuk membuka peluang lolos,” kata Pebdi.
Sedangkan Persewangi akan berhadapan dengan Perseta Tulungagung di Grup KK pada pertandingan pembuka.
Di grup ini, Persewangi juga akan menghadapi tim kuat Persipro 1954 dan tuan rumah Persedikap Kediri.
Anak asuh Bagong Iswahyudi ini harus mempersiapkan diri bertanding jauh dari dukungan suporter yang selama fase grup setia mendukung.
Sementara itu, MBU Baruna Nusantara FC berlaga di pertandingan jam kedua melawan tuan rumah Pasuruan United di Stadion Untung Surapati, Kota Pasuruan.
Ketua MBU Baruna Nusantara FC Hariyono mengatakan, timnya tetap siap menghadapi siapa pun calon lawannya.
Pada penyisihan grup awal, Baruna bahkan menjadi satu-satunya tim asal Banyuwangi yang melakoni laga tandang.
Baruna FC harus bersaing dengan tuan rumah Persipro 1954 di Probolinggo.
Hasilnya, anak asuh coach Roffy itu tetap bisa bertahan dan lolos hingga babak 28 besar.
”Kami sudah pernah bermain di luar kota, mental anak-anak sudah teruji. Tinggal bagaimana permainan di lapangan nanti,” tegas Hariyono. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin