Sekretaris Askab PSSI Banyuwangi Pebdi Arisdiawan mengatakan, seharusnya kickoff Liga 3 Jatim digelar pada Kamis (27/10). Selain itu, rencananya Banyuwangi akan menjadi lokasi laga pembuka dengan mempertandingkan Persewangi Banyuwangi. Namun, terjadi perubahan jadwal di tengah masa berkabung akibat tragedi Kanjuruhan.
Meski demikian, Pebdi mengatakan rencana menjadikan Banyuwangi tuan rumah untuk dua grup penyisihan tetap berjalan. ”Asprov Jatim melihat gairah sepak bola ada di timur. Kemarin kita juga juara 1 Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sepak bola putri,” terangnya.
Pebdi menambahkan, kemungkinan Liga 3 baru akan digelar pada akhir November. Pihak Asprov menyatakan, Liga 3 akan dimulai setelah Liga 2 dan Liga 1 digelar.
Untuk sementara, hanya Piala Suratin yang bisa digelar, yaitu untuk U-13 dan U-15, serta pembinaan tingkat kabupaten. ”Mungkin kita bisa jadi satu-satunya kabupaten yang menjadi home base untuk dua grup sekaligus. Jadi, nanti mungkin bisa diatur jadwalnya, sehari Persewangi sehari kemudian BP bertanding.” kata Pebdi.
Untuk memastikan kesiapan Stadion Diponegoro, termasuk dari segi keamanannya, imbuh Pebdi, perwakilan dari Asprov Jatim sudah berkunjung ke Banyuwangi untuk meninjau kondisi stadion. ”Ada deputi kompetisi dari Asprov Jatim, mereka datang untuk melakukan supervisi untuk pembukaan Liga 3 sekaligus kursus Pelatihan Lisensi C yang akan digelar di Banyuwangi,” pungkasnya. (fre/sgt/c1) Editor : Ali Sodiqin