Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tak Hanya Parade Budaya, BEC 2026 Hadirkan Enam Agenda Meriah Selama Empat Hari di Banyuwangi

Ali Sodiqin • Kamis, 16 Juli 2026 | 09:28 WIB
Peserta BEC 2026, Salsabila April Yasmin, pamerkan kostum di hadapan para juri saat penilaian di lorong bambu Gesibu Blambangan, Selasa (7/7/2026). (Lugas Rumpakaadi/Radar Banyuwangi)
Peserta BEC 2026, Salsabila April Yasmin, pamerkan kostum di hadapan para juri saat penilaian di lorong bambu Gesibu Blambangan, Selasa (7/7/2026). (Lugas Rumpakaadi/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Banyuwangi tidak hanya menyuguhkan kemegahan parade Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026, tetapi juga menyiapkan enam agenda utama yang akan berlangsung selama empat hari penuh, mulai 16 hingga 19 Juli 2026. Mulai dari festival UMKM, kompetisi kreatif, pertunjukan budaya, lomba lari, hingga konser musik penutup disiapkan untuk menarik ribuan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

BEC ke-13 akan menjadi puncak rangkaian acara yang digelar pada Sabtu (18/7) mulai pukul 13.00 WIB. Parade budaya tersebut akan menempuh rute sekitar dua kilometer dengan titik awal di kawasan Taman Blambangan, menampilkan kreativitas seni dan budaya khas Banyuwangi yang telah dikenal hingga mancanegara.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, masyarakat tidak hanya disuguhi parade BEC, tetapi juga beragam kegiatan yang berlangsung sejak hari pertama pelaksanaan BEC Week.

"Tidak hanya BEC, selama empat hari masyarakat bisa menikmati berbagai kegiatan menarik, mulai festival UMKM, kompetisi, hingga hiburan yang telah kami siapkan," ujar Ipuk.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Sekarkijang Creative Fest (SCF) yang berlangsung di Gedung Seni Budaya (Gesibu) pada 16–19 Juli. Agenda yang mendapat dukungan dari Bank Indonesia Jember tersebut menghadirkan Festival UMKM yang mempertemukan produk-produk unggulan dari Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang dengan pasar yang lebih luas.

Selain pameran UMKM, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kompetisi, seperti lomba desain motif batik, singing competition, inovasi green campaign, creative painting, kids fashion show, donor darah, hingga pasar murah.

Pada malam hari usai pelaksanaan parade BEC, wisatawan juga dapat menikmati pertunjukan budaya Barong Battle di Agro Wisata Tamansuruh, yang menjadi salah satu atraksi budaya khas Banyuwangi.

Memasuki hari terakhir, Minggu (19/7), rangkaian acara dilanjutkan dengan SCF Waqf Run 5K yang mengambil titik start dan finis di Taman Blambangan. Event olahraga ini dipadukan dengan berbagai kegiatan edukatif dan kuliner.

Sejumlah agenda lain yang digelar pada hari penutupan meliputi Halal Chef Competition, talkshow Beyond Halal, edukasi perlindungan konsumen, lomba mewarnai, hingga konser musik yang dirangkai dengan pengumuman Best Costume BEC 2026 di Gesibu.

Ipuk mengapresiasi kolaborasi yang terus terjalin antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Bank Indonesia Jember dalam mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program strategis.

Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya memperkuat sektor ekonomi kreatif, tetapi juga menjadikan BEC sebagai ajang promosi produk lokal kepada wisatawan yang datang dari berbagai daerah.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Achmad, mengatakan kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi telah berlangsung cukup lama, khususnya dalam memperkuat daya saing pelaku UMKM.

Melalui penyelenggaraan BEC dan SCF, BI Jember berupaya mempertemukan pelaku usaha lokal dengan pasar yang lebih potensial sekaligus mendukung penguatan ekonomi daerah.

"Salah satunya melalui event BEC, kami manfaatkan untuk memfasilitasi UMKM bertemu dengan market potensial. Selain itu kami juga ingin ikut memeriahkan event yang sudah bertaraf internasional ini," ujarnya.

Dengan enam agenda yang saling terintegrasi, BEC 2026 tidak hanya menjadi panggung budaya, tetapi juga momentum memperkuat sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan UMKM Banyuwangi.

Pemerintah berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
BEC 2026 SCF Waqf Run Festival UMKM banyuwangi wisata banyuwangi