Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ribuan Wisatawan Saksikan Ritual Seblang di Olehsari, Tradisi Leluhur Suku Osing Terus Dijaga dari Generasi ke Generasi

Anisatul Septi Ramadhani • Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:34 WIB
Ritual Seblang kembali digelar di Desa Olehsari, Banyuwangi. (Rahma untuk Radar Banyuwangi)
Ritual Seblang kembali digelar di Desa Olehsari, Banyuwangi. (Rahma untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Ritual adat Seblang kembali menjadi perhatian masyarakat dan wisatawan saat digelar di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

Tradisi sakral warisan masyarakat Suku Osing tersebut kembali menyedot ribuan pengunjung yang datang untuk menyaksikan prosesi budaya yang sarat nilai spiritual sekaligus menjadi salah satu agenda wisata budaya unggulan di Banyuwangi.

Seblang merupakan ritual adat yang telah diwariskan secara turun-temurun selama ratusan tahun.

Masyarakat meyakini tradisi ini sebagai upacara tolak bala sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keselamatan, kesejahteraan, dan hasil panen yang diterima warga.

Di Banyuwangi, ritual Seblang hanya dilaksanakan di dua wilayah, yakni Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, dan Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah.

Meski memiliki tata cara pelaksanaan yang berbeda, keduanya tetap mempertahankan nilai-nilai adat yang diwariskan oleh para leluhur.

Prosesi Seblang diawali dengan serangkaian ritual adat sebelum penari memasuki arena.

Penari dipilih berdasarkan ketentuan adat yang telah berlaku secara turun-temurun.

Dalam pelaksanaannya, penari dipercaya memasuki kondisi trance atau tidak sadar saat membawakan tarian yang diiringi musik tradisional dan tembang-tembang khas Osing.

Bagi masyarakat setempat, tarian Seblang bukan sekadar pertunjukan seni.

Ritual tersebut diyakini sebagai doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keselamatan, keberkahan, serta kesejahteraan bagi seluruh warga desa.

Keunikan prosesi inilah yang membuat Seblang selalu menjadi magnet wisata budaya setiap tahun.

Sejak pagi hari, ribuan masyarakat dan wisatawan telah memadati lokasi pelaksanaan ritual.

Tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, sejumlah wisatawan mancanegara juga turut hadir untuk menyaksikan secara langsung tradisi yang menjadi identitas budaya Banyuwangi tersebut.

Selain menikmati jalannya ritual, para pengunjung juga memanfaatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Osing, mencicipi kuliner khas Banyuwangi, hingga membeli berbagai produk kerajinan lokal yang dijajakan selama berlangsungnya kegiatan.

Pada penyelenggaraan tahun 2026, antusiasme pengunjung kembali terlihat tinggi.

Kehadiran wisatawan turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Pelaku UMKM, pedagang kuliner, hingga pengrajin lokal merasakan peningkatan pendapatan selama rangkaian acara berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga terus memberikan dukungan terhadap pelestarian Seblang sebagai bagian dari identitas budaya daerah sekaligus agenda penting dalam kalender pariwisata tahunan.

Salah seorang warga Desa Olehsari, Nita, mengatakan bahwa Seblang memiliki makna yang jauh lebih dalam dibandingkan sekadar pertunjukan budaya.

"Seblang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Olehsari. Setiap tahun kami selalu menantikan pelaksanaannya karena ini bukan hanya tradisi leluhur, tetapi juga bentuk doa bersama agar desa selalu diberi keselamatan, kedamaian, dan keberkahan. Kami bangga karena banyak wisatawan yang datang untuk mengenal budaya kami," ujarnya.

Menurut Nita, keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, terus meningkat dalam setiap penyelenggaraan Seblang.

Hal tersebut menunjukkan bahwa tradisi leluhur masih tetap hidup dan mendapat tempat di hati masyarakat.

"Kami berharap Seblang akan terus dilestarikan. Semakin banyak orang yang mengenal tradisi ini, semakin besar pula peluang budaya Banyuwangi untuk tetap lestari dan dikenal hingga tingkat internasional," tambahnya.

Keberlangsungan ritual Seblang setiap tahun menjadi bukti bahwa masyarakat Banyuwangi tetap mampu menjaga warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

Selain memperkuat identitas Suku Osing, tradisi ini juga menjadi daya tarik wisata budaya yang berkontribusi terhadap promosi daerah serta pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#banyuwangi #Seblang Olehsari