RADARBANYUWANGI.ID – Pergelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang nasional Ki MPP Bayu Aji di Taman Blambangan, Banyuwangi, Sabtu malam (13/6), diperkirakan menyedot ribuan penonton dari berbagai daerah. Mengantisipasi kepadatan kendaraan dan potensi kemacetan di pusat kota, Satlantas Polresta Banyuwangi menyiapkan rekayasa arus lalu lintas sekaligus kantong-kantong parkir resmi di sekitar lokasi acara.
Langkah tersebut dilakukan karena Taman Blambangan berada di jantung Kota Banyuwangi yang selama ini menjadi salah satu titik lalu lintas tersibuk. Dengan estimasi kehadiran ribuan warga, pengaturan kendaraan menjadi perhatian utama agar acara berlangsung aman dan nyaman.
Kasat Lantas Polresta Banyuwangi AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah lokasi parkir yang tersebar di empat sisi kawasan Taman Blambangan. Total kapasitas yang disiapkan mencapai sekitar 370 kendaraan roda empat dan 700 kendaraan roda dua.
"Secara keseluruhan, kapasitas parkir yang disiapkan mencapai sekitar 370 kendaraan roda empat dan 700 kendaraan roda dua," ujarnya.
Di sisi utara Taman Blambangan, area parkir kendaraan roda empat disiapkan di sepanjang Jalan Veteran, mulai Simpang Tiga Kepatihan hingga Simpang Tiga Gedung Juang. Lokasi tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 130 kendaraan.
Sementara di sisi barat, area parkir berada di depan Gesibu Blambangan dengan kapasitas sekitar 80 kendaraan roda empat dan 100 kendaraan roda dua.
Untuk sisi selatan, pengunjung dapat memanfaatkan beberapa titik parkir di sepanjang Jalan Dr Soetomo, area ruko sebelah barat Bank Mandiri, hingga lahan kosong di timur Mie Gacoan. Kawasan ini menjadi kantong parkir terbesar dengan daya tampung sekitar 130 kendaraan roda empat dan 400 kendaraan roda dua.
Sedangkan di sisi timur Taman Blambangan, kendaraan roda empat dapat diparkir di sepanjang jalan sebelah barat Kodim. Adapun kendaraan roda dua diarahkan ke area timur Taman Blambangan, utara kantor Pegadaian, dan kawasan sekitar Mie Gacoan.
Krisna mengimbau masyarakat untuk mematuhi petunjuk petugas selama acara berlangsung. Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, langkah tersebut juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
"Kami mengimbau masyarakat yang akan menyaksikan pergelaran wayang kulit agar memarkir kendaraan di lokasi yang telah ditentukan serta mematuhi arahan petugas di lapangan," katanya.
Pergelaran wayang kulit ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Jawa Timur. Sejumlah pejabat utama Polda Jatim, termasuk Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.
Persiapan acara telah dilakukan sejak Kamis (11/6). Panggung utama berukuran besar mulai dibangun di kawasan Taman Blambangan. Panitia yang melibatkan personel Polresta Banyuwangi juga mematangkan berbagai aspek teknis, mulai pengamanan, penataan tamu VIP, hingga pengaturan ribuan undangan yang diperkirakan hadir.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan bahkan memimpin langsung rapat koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar tanpa hambatan.
Daya tarik utama acara ini adalah kehadiran Ki MPP Bayu Aji, dalang muda papan atas nasional asal Surakarta. Putra maestro pedalangan almarhum Ki Anom Suroto tersebut dikenal memiliki gaya pementasan yang atraktif dengan sabetan wayang yang dinamis serta kemampuan membawakan lakon-lakon klasik secara memikat.
Pada pergelaran di Banyuwangi nanti, Ki Bayu Aji akan membawakan lakon "Pandawa Bangun Praja", sebuah cerita yang sarat pesan kepemimpinan, persatuan, dan pembangunan masyarakat. Lakon tersebut diprediksi menjadi magnet yang membuat ribuan pecinta wayang dari berbagai daerah memadati Taman Blambangan hingga dini hari. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin