RADARBANYUWANGI.ID - Rangkaian peringatan HUT ke-80 Bhayangkara bakal dimeriahkan pergeleran wayang kulit semalam suntuk. Event yang diinisiasi Polda Jatim ini memilih tempat di Taman Blambangan, Banyuwangi. Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto dan sejumalh pejabat utama Polda Jatim bakal hadir.
Persiapan pergelaran wayang kulit sudah dimulai Kamis (11/6). Panggung besar yang membentang di Taman Blambangan mulai ditata. Kepanitiaan yang melibatkan personel Polresta Banyuwangi bekerja keras demi suksesnya acara ini. Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan memimpin langsung rapat persiapan agar semua berjalan lancar.
Mulai daftar undangan, panggung, tamu VIP, dan pengamanan lapangan dipersiapkan sedemian rupa. Melihat animo penonton wayang kulit yang cukup tinggi, Satuan Lalu Lintas mempersipkan rekayasa arus lalu menuju Taman Blambangan. Sebab, estimasi penonton diperkirakan akan membeludak. Sebab, dalang yang didatangkan adalah Ki MPP Bayu Aji dari Surakarta (Solo). Ki Bayu Aji tercatat sebnagai dalang papan atas nasional.
Ki Bayu Aji adalah dalang kondang yang merupakan putra dari maestro dalang legendaris, almarhum Ki Anom Suroto. Ia sangat piawai membawakan berbagai lakon pewayangan dengan sabetan (gerak wayang) yang lincah.
Sedianya pergelaran spektakuluer tersebut digelar pada Sabtu malam tanggal 13 Juni 2026 di Taman Blambangan, Banyuwangi pukul 19.00 sampai tuntas. Lakon (cerita) yang disiapkan adalah ”Pendawa Bangun Praja”. Untuk memeriahkan acara, panitia juga mengundang bintang tamu dari seniman lokal. Ada Catur Arum, Maestro Gandrung Temu Misti, dan duet pelawak Gandu dan Pentol.
Mengingat tempat pertunjukan yang luas, panitia telah menyebar seribu undangan dari berbagai kalangan. Ada Forkopimda, pencinta seni, kepala desa, dan semua lapisan masyarakat. Dipilih tempat Taman Blambangan karena tempatnya luas dan berada di pusat kota. Harapannya pencinta wayang dari Banyuwangi Selatan akan berbondong-bondong menyaksikan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk tersebut.
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan melalui Ketua Panitia Kompol Sudarsono mengatakan, dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Bhayangkara, Polresta Banyuwangi ingin memberikan pertunjukan untuk rakyat. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri dalam melestarikan seni budaya bangsa sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat. “Ini adalah bentuk kepedulian Polri dalam melestarikan nilai-nilai budaya bangsa, khususnya seni budaya wayang kulit,” ujar Sudarsono.
Lakon yang diangkat dalam pergelaran adalah ”Pandawa Bangun Praja” yang memiliki sarat makna filosofis melambangkan proses transformasi, pembangunan moral, dan perjuangan manusia untuk mendirikan tatanan kehidupan yang adil, makmur, dan sejahtera sejalan dengan semangat Polri Presisi yang hadir untuk rakyat.
Melihat serunya lakon ”Pendawa Bangun Praja”, Sudarsono mengajak masyarakat bergabung dalam pesta rakyat tersebut. ”Silakan hadir ke Taman Blambangan. Kami juga siapkan empat layar lebar bagi penonton yang tidak bisa mendekat. Bagi tamu undangan kami siapkan door prize menarik untuk diundi,’’ kata Kabag Ren Polresta Banyuwangi itu. (aif)
Editor : Ali Sodiqin