RADARBANYUWANGI.ID – Polresta Banyuwangi menyiapkan perhelatan budaya berskala besar untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara. Institusi kepolisian itu akan menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk menghadirkan dalang kondang Ki MPP Bayu Aji dari Surakarta (Solo) di Taman Blambangan, Banyuwangi, Sabtu malam (13/6/2026).
Pagelaran yang terbuka untuk masyarakat tersebut dijadwalkan dimulai pukul 19.00 hingga selesai. Lakon yang akan dibawakan adalah “Pendawa Bangun Praja”, sebuah kisah yang sarat pesan tentang pembangunan moral, kepemimpinan, dan perjuangan mewujudkan kehidupan yang adil serta sejahtera.
Ki Bayu Aji bukan nama asing di dunia pedalangan nasional. Putra maestro dalang legendaris almarhum Ki Anom Suroto itu dikenal memiliki kemampuan membawakan berbagai lakon dengan sabetan yang dinamis serta gaya penceritaan yang memikat penonton lintas generasi.
Tak hanya menyajikan wayang kulit, panitia juga menghadirkan sejumlah seniman lokal untuk memeriahkan suasana. Di antaranya Catur Arum, Maestro Gandrung Temu Misti, serta duet pelawak Gandu dan Pentol yang siap menghibur masyarakat Banyuwangi.
Ketua Panitia HUT ke-80 Bhayangkara Polresta Banyuwangi, Kompol Sudarsono, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.
“Ini adalah bentuk kepedulian Polri dalam melestarikan nilai-nilai budaya bangsa, khususnya seni budaya wayang kulit,” ujarnya mewakili Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan.
Menurut Sudarsono, pemilihan Taman Blambangan sebagai lokasi pertunjukan bukan tanpa alasan. Selain berada di pusat kota, kawasan tersebut memiliki area yang luas sehingga mampu menampung ribuan penonton dari berbagai daerah.
Panitia bahkan telah menyebarkan sekitar seribu undangan kepada berbagai elemen masyarakat, mulai Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), kepala desa, komunitas pencinta seni, hingga masyarakat umum.
Dengan lokasi yang strategis, panitia berharap masyarakat dari Banyuwangi bagian selatan maupun wilayah lainnya dapat datang dan menikmati pertunjukan budaya tersebut secara langsung.
“Silakan hadir ke Taman Blambangan. Kami juga menyiapkan empat layar lebar bagi penonton yang tidak bisa mendekat ke panggung. Untuk tamu undangan juga tersedia door prize menarik yang akan diundi,” kata Kabag Ren Polresta Banyuwangi tersebut.
Sudarsono menambahkan, lakon “Pendawa Bangun Praja” dipilih karena memiliki relevansi dengan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Cerita itu menggambarkan proses transformasi dan perjuangan membangun tata kehidupan yang berkeadilan, makmur, serta berpihak pada kepentingan rakyat.
Melalui pagelaran budaya tersebut, Polresta Banyuwangi tidak hanya merayakan HUT Bhayangkara, tetapi juga menghadirkan ruang hiburan sekaligus edukasi budaya bagi masyarakat. Kehadiran dalang nasional Ki Bayu Aji dan sederet seniman lokal diproyeksikan menjadi daya tarik utama yang akan menyedot perhatian ribuan penonton pada akhir pekan nanti. (aif)
Editor : Ali Sodiqin