Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Libur Iduladha 2026 di Banyuwangi Makin Mistis, Ritual Seblang Bakungan Siap Sedot Ribuan Wisatawan

Ali Sodiqin • Kamis, 28 Mei 2026 | 07:32 WIB
Ritual mistis Seblang Bakungan kembali digelar di Banyuwangi saat libur Iduladha 2026. Tradisi magis suku Using sedot wisatawan. (banyuwangitourism.com)
Ritual mistis Seblang Bakungan kembali digelar di Banyuwangi saat libur Iduladha 2026. Tradisi magis suku Using sedot wisatawan. (banyuwangitourism.com)

RADARBANYUWANGI.ID – Libur panjang Iduladha 2026 di Banyuwangi dipastikan belum akan kehilangan daya tariknya. Setelah tradisi Mencak Sumping menyita perhatian wisatawan, masyarakat suku Using di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, kembali bersiap menggelar ritual adat paling mistis dan sakral di Banyuwangi, yakni Seblang Bakungan.

Tradisi magis yang telah berlangsung selama ratusan tahun itu dijadwalkan kembali digelar pada Minggu (31/5/2026) di Balai Sanggar Seblang, Kelurahan Bakungan.

Seblang Bakungan bukan sekadar pertunjukan seni biasa. Ritual ini merupakan perpaduan antara tarian spiritual, doa adat, dan tradisi bersih desa yang dipercaya masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus tolak bala.

Setiap tahun, ritual tersebut selalu menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai daerah hingga wisatawan mancanegara karena aura mistis dan nuansa spiritual yang sangat kental.

Seblang Bakungan Jadi Ritual Paling Mistis di Banyuwangi

Seblang Bakungan dikenal sebagai salah satu tradisi paling sakral milik masyarakat suku Using Banyuwangi.

Ritual ini dibawakan oleh seorang perempuan lanjut usia yang telah menopause dan dipercaya memiliki garis spiritual khusus untuk menjadi penari Seblang.

Dalam prosesi adat, sang penari akan memasuki kondisi trance atau tidak sadarkan diri setelah pemangku adat membacakan mantra dan doa-doa ritual.

Begitu iringan musik gending mulai dimainkan, penari Seblang perlahan bergerak mengikuti alunan musik tradisional dalam kondisi kerasukan roh leluhur.

Gerakan tari yang khas, tatapan kosong penari, serta atmosfer magis di lokasi membuat ritual ini selalu menghadirkan pengalaman spiritual yang memikat perhatian pengunjung.

Tak sedikit wisatawan yang datang khusus untuk menyaksikan langsung salah satu ritual budaya paling unik di Pulau Jawa tersebut.

Ritual Semalam Suntuk Sarat Nuansa Spiritual

Puncak ritual Seblang Bakungan dimulai sejak malam hari dengan prosesi adat yang dipimpin pemangku adat setempat.

Setelah mantra dibacakan, penari Seblang dipercaya mulai dirasuki roh leluhur dan menari sepanjang malam hingga menjelang pagi.

Selama ritual berlangsung, suasana sakral sangat terasa. Warga setempat biasanya mengikuti prosesi dengan penuh khidmat sambil menjaga berbagai aturan adat yang masih dijunjung tinggi hingga kini.

Bagi masyarakat Bakungan, Seblang bukan sekadar hiburan budaya untuk wisatawan.

Tradisi ini diyakini sebagai ritual penting untuk menjaga keselamatan desa, menolak bala, serta mempererat hubungan spiritual masyarakat dengan leluhur mereka.

Karena nilai sakralnya sangat tinggi, sejumlah tahapan ritual hanya boleh dilakukan oleh tokoh adat tertentu yang telah dipercaya secara turun-temurun.

Daya Tarik Wisata Budaya Saat Libur Iduladha

Seblang Bakungan kini menjadi salah satu agenda wisata budaya paling dinanti saat libur panjang Iduladha di Banyuwangi.

Keunikan ritual yang memadukan unsur seni, spiritualitas, sejarah, dan budaya lokal membuat tradisi ini memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan.

Tak hanya masyarakat lokal, banyak wisatawan luar daerah sengaja datang untuk menyaksikan langsung suasana mistis ritual Seblang yang sulit ditemukan di tempat lain.

Banyuwangi sendiri dalam beberapa tahun terakhir memang terus dikenal sebagai daerah yang berhasil menjaga tradisi budaya lokal tetap hidup di tengah perkembangan pariwisata modern.

Selain menjadi tontonan budaya, ritual Seblang juga menjadi media edukasi sejarah dan identitas masyarakat suku Using yang merupakan penduduk asli Banyuwangi.

Wisatawan Diimbau Datang Lebih Awal

Karena tingginya minat pengunjung setiap tahun, wisatawan yang ingin menyaksikan ritual Seblang Bakungan diimbau datang lebih awal ke lokasi acara.

Area Balai Sanggar Seblang biasanya mulai dipadati masyarakat sejak sore hari untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan prosesi ritual.

Pemerintah daerah dan masyarakat setempat juga berharap tradisi ini terus menjadi daya tarik wisata budaya unggulan Banyuwangi tanpa menghilangkan nilai sakral yang diwariskan leluhur.

Dengan nuansa mistis, ritual spiritual, serta kekayaan budaya yang autentik, Seblang Bakungan menjadi bukti bahwa Banyuwangi tetap menjadi salah satu destinasi budaya paling unik di Indonesia saat momentum libur Iduladha 2026. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#wisata budaya Banyuwangi #ritual mistis Banyuwangi #libur Iduladha 2026 #Seblang Bakungan #Suku Using