Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Festival Kebangsaan Banyuwangi 2025: Merayakan Keberagaman dan Toleransi di Gesibu Blambangan

Sigit Hariyadi • Senin, 24 November 2025 | 13:30 WIB
Para pemuda lintas etnis menampilkan sendratari Kembang Sak Ronce dalam Festival Kebangsaan di Gesibu Blambangan, Sabtu malam (21/11).
Para pemuda lintas etnis menampilkan sendratari Kembang Sak Ronce dalam Festival Kebangsaan di Gesibu Blambangan, Sabtu malam (21/11).

RADARBANYUWANGI.ID – Gedung Seni dan Budaya (Gesibu) Blambangan menjadi saksi indahnya keberagaman dan toleransi antar etnis di Banyuwangi pada Sabtu malam (21/11).

Tempat ini menjadi panggung megah atraksi seni-budaya dari berbagai suku dan etnis yang tinggal di kabupaten the Sunrise of Java.

Banyuwangi dikenal sebagai daerah multi-kultur yang dihuni oleh banyak suku dan etnis.

Tidak hanya suku Oseng, ada tetapi juga Jawa, Madura, Bugis, Mandar, Bali, hingga etnis Tionghoa dan Arab. Keragaman ini membuat Banyuwangi kaya tradisi, budaya, dan adat-istiadat. 

Untuk merayakan keragaman etnis sekaligus memperkuat toleransi antarwarga, Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Kebangsaan yang diselenggarakan di Gesibu Blambangan Sabtu malam tersebut.

“Lewat Festival Kebangsaan, kita perkuat semangat persaudaraan, toleransi, dan persatuan di Banyuwangi. Ini sebagai pesan bagaimana beragam suku dan etnis di Banyuwangi bisa hidup berdampingan, rukun, guyub untuk membangun daerah ini,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Mujiono saat membuka acara.

Festival ini berlangsung meriah, menyuguhkan beragam atraksi seni budaya dari berbagai suku dan etnis yang tinggal di Banyuwangi. 

Ada pertunjukan Barongsai, tari Tanduk Majeng, sendratari Kembang Sak Ronce yang menggambarkan keragaman seni budaya Banyuwangi, hingga tari kolaborasi suku Mandar, Jawa, dan Madura yang menambah semarak acara tersebut.

“Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan hambatan. Terima kasih kepada seluruh elemen yang terus bahu-membahu menjaga kerukunan dan keharmonisan Banyuwangi. Ke depan, mari kita terus bergandengan tangan untuk Banyuwangi yang semakin sejahtera,” ajak Mujiono.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi Agus Mulyono menambahkan, Festival Kebangsaan kali ini menekankan pada Trilogi Pemuda, Suku, dan Budaya sebagai tiga elemen kunci yang saling berkaitan dalam membentuk identitas bangsa yang majemuk dan harmonis.

Berkaitan dengan hal tersebut, Festival Kebangsaan juga diwarnai dengan beragam perlombaan yang melibatkan anak-anak muda.

Yaitu lomba Band Kebangsaan untuk pelajar SD dan SMP serta lomba Video Kebangsaan untuk pelajar SMA. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Festival Kebangsaan #barongsai #Atraksi Budaya #tari Tanduk Majeng #banyuwangi #Kembang Sak Ronce #Gesibu Blambangan