RADARBANYUWANGI.ID - Optimisme mengalir dari Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jawa Timur, Agung Mulyono, atau yang akrab disapa Dokter Agung.
Ia meyakini bahwa penyelenggaraan Gebyar Musik Daerah dapat menjadi energi baru bagi kebangkitan para seniman serta pelaku UMKM Banyuwangi.
Agung menjelaskan bahwa Banyuwangi memiliki potensi besar di sektor seni dan ekonomi kreatif.
Namun tekanan ekonomi dalam beberapa waktu terakhir membuat banyak pelaku seni dan UMKM kehilangan ruang untuk berkembang.
Karena itu, menurutnya diperlukan sebuah gerakan yang mampu menghadirkan panggung sekaligus menghidupkan kembali semangat mereka.
“Ekonomi memang sempat tertekan, tetapi kreativitas masyarakat Banyuwangi tidak pernah padam. Kita harus memberi ruang dan dorongan agar mereka bisa bangkit lebih kuat,” tutur pria kelahiran Tegaldlimo tersebut.
Melalui Gebyar Musik Daerah, Bendahara DPD Demokrat Jatim itu ingin membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seniman lokal untuk kembali berkarya.
Di sisi lain, UMKM juga didorong agar mampu memperluas pasar dan memperkenalkan produk kreatif kepada masyarakat.
“Gebyar Musik Daerah bukan sekadar panggung hiburan. Ini adalah ruang untuk menghidupkan kreativitas, memperkuat ekonomi lokal, dan menghubungkan masyarakat dengan karya terbaik putra daerah,” tegas anggota DPRD Jatim tiga periode tersebut.
Agung yang dikenal memiliki hobi bersepeda ini menekankan bahwa kesejahteraan seniman dan UMKM harus menjadi perhatian bersama.
Ia menyebut keberadaan mereka sebagai tulang punggung budaya dan ekonomi Banyuwangi.
“Seniman dan UMKM adalah aset daerah. Mereka membawa identitas, kreativitas, dan harapan. Dengan dukungan yang tepat, mereka dapat tumbuh lebih kuat,” ujar alumni Universitas Airlangga itu.
Lebih jauh, ia menilai bahwa pelestarian musik daerah bukan hanya soal seni, tetapi juga upaya menjaga jati diri dan kearifan lokal.
Regenerasi budaya, menurutnya, harus terus digerakkan agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.
“Musik daerah adalah warisan. Jika dikembangkan, ia tidak hanya lestari tetapi juga semakin relevan bagi generasi muda,” ungkapnya.
Agung juga menilai bahwa kegiatan seperti Gebyar Musik Daerah membawa energi positif yang dapat mempererat hubungan antarmasyarakat.
Ia menegaskan bahwa gerakan ini murni didorong untuk membangkitkan potensi lokal, bukan untuk kepentingan politik.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi titik balik bagi kemajuan dan kesejahteraan seniman serta UMKM Banyuwangi.
“Dukungan dari seniman dan UMKM sangat berarti. Mereka adalah penggerak dan penjaga denyut kehidupan Banyuwangi,” pungkasnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi