Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Barong Ider Bumi Guncang Srono! Festival Padang Ulanan Banyuwangi Jadi Ajang Pelestarian Budaya Pelajar

Zamrozi Wahyu • Senin, 10 November 2025 | 13:00 WIB
TARIAN: Siswa SMP di Kecamatan Srono unjuk aksi pada Festival Padang Ulanan di SMPN 1 Srono pada Sabtu (8/11) sore.
TARIAN: Siswa SMP di Kecamatan Srono unjuk aksi pada Festival Padang Ulanan di SMPN 1 Srono pada Sabtu (8/11) sore.

RADARBANYUWANGI.ID – Guna memberi ruang ekspresi seni serta mengenalkan budaya lokal kepada para pelajar, Pemkab Banyuwangi menggelar kembali Festival Padang Ulanan.

Melalui festival ini, para pelajar diberi panggung terhormat untuk menampilkan seni-budaya kabupaten the Sunrise of Java.

Yang terbaru, Festival Padang Ulanan digelar di SMPN 1 Srono. Pada event yang digelar Sabtu (8/11) tersebut, para siswa asal Kecamatan Srono unjuk kebolehan sekaligus mengembangkan bakat dan minat mereka di bidang seni.

Menariknya, ajang ini tidak hanya diikuti oleh para siswa. Beberapa kepala sekolah (kasek) hingga camat Srono juga ikut tampil pada festival yang mengusung tema “Barong Ider Bumi” tersebut.

Ketua Panitia Festival Padang Ulanan Kecamatan Srono Sri Wahyuni mengatakan, sebanyak 58 peserta mengikuti kegiatan ini.

“Selain siswa, Camat Srono dan sejumlah kepala sekolah (kasek) yang ada di wilayah Kecamatan Srono juga andil memeriahkan kolosal Barong Ider Bumi. Sehingga membuat festival semakin meriah,” ujarnya.

Untuk diketahui, Barong Ider Bumi merupakan tradisi menolak bala yang dilakukan masyarakat suku Oseng di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

Ritual ini diwarnai arak-arakan barong keliling desa diiringi doa dari sesepuh desa. Tokoh adat setempat menebar uang koin dan beras kuning sebagai simbol tolak bala.

“Para siswa kami kenalkan salah satu tradisi asli asal Banyuwangi,” kata perempuan yang Koordinator Wilayah Kerja Satuan Pendidikan (Korwilkersatdin) Kecamatan Srono itu.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno melalui Kepala Bidang (Kabid) SD Sutikno mengatakan, Festival Padang Ulanan salah satu wadah meningkatkan kompetensi pelajar.

Melalui kegiatan ini para siswa dapat mengembangkan bakat serta prestasi di bidang seni.

"Hal ini memberikan kesempatan kepada anak didik kita untuk menampilkan pengembangan seni, ini hasil dari pembinaan yang ada di sekolah," katanya.

Sutikno menambahkan, Festival Badang Ulanan merupakan kegiatan tematik. Kali ini mengusung tema Barong Ider Bumi yang merupakan salah satu tradisi asli Banyuwangi.

“Tradisi ini harus dikenalkan ke masyarakat, khususnya pada anak-anak supaya mereka dapat mengenal dan mencermati budaya yang diturunkan oleh nenek moyang,” tuturnya.

Sutikno berterima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan Festival Padang Ulanan tersebut.

“Terima kasih kepada para guru yang sudah mempersiapkan festival ini dengan luar biasa. Semoga anak-anak bisa mengembangkan karakter dengan baik. Seperti halnya arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), ini prioritas utama, yaitu, melakukan pembangunan penguatan karakter melalui bidang seni,” pungkasnya. (cw3/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#smpn 1 srono #srono #Pelajar #Festival Padang Ulanan #barong ider bumi #banyuwangi