RADARBANYUWANGI.ID - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banyuwangi turut berpartisipasi memeriahkan Festival Gandrung Sewu 2025 yang digelar di Pantai Boom Marina, Banyuwangi pada Sabtu (25/10).
Event budaya tahunan ini menampilkan ribuan penari Gandrung dalam tarian kolosal bertema “Selendang Sang Gandrung”, menggambarkan keindahan dan keberagaman budaya Banyuwangi yang memukau di tepi pantai.
PLN UP3 Banyuwangi menghadirkan booth layanan khusus yang menawarkan berbagai informasi dan promo menarik.
Salah satu yang menjadi perhatian pengunjung adalah Promo OOTD (Oktober Optimal Tambah Daya) yang memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk menambah daya listrik dengan biaya lebih ringan.
M. Yanuar Bramudya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi, menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif PLN dalam mendukung kegiatan budaya dan ekonomi masyarakat.
“Kami menyambut baik partisipasi PLN dalam Festival Gandrung Sewu. Keterlibatan PLN tidak hanya memperkuat dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, tetapi juga membuka akses layanan kelistrikan yang lebih mudah dan modern bagi masyarakat,” ujar Yanuar.
Antusiasme masyarakat terlihat dari pengalaman Ibu Rahma, salah satu pengunjung festival, yang langsung memanfaatkan layanan di booth PLN.
“Saya datang ke Festival Gandrung Sewu dan mampir ke booth PLN untuk keperluan tambah daya yang kebetulan sedang ada promo dan ditransaksikan lewat PLN Mobile,” ungkapnya puas.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Banyuwangi, Ediwan, menyampaikan bahwa partisipasi PLN dalam kegiatan budaya daerah merupakan bentuk sinergi antara pelayanan publik dan pelestarian tradisi lokal.
“Kami berharap melalui kehadiran di acara ini, masyarakat Banyuwangi semakin mengenal dan memanfaatkan layanan-layanan PLN, terutama yang berbasis digital seperti PLN Mobile. Ini juga menjadi langkah kami mendukung kemajuan daerah melalui pelayanan kelistrikan yang andal dan modern,” jelas Ediwan.
Melalui partisipasi aktif dalam Festival Gandrung Sewu 2025, PLN UP3 Banyuwangi tidak hanya mendukung promosi pariwisata dan budaya daerah, tetapi juga terus mengedukasi masyarakat untuk beralih ke layanan digital demi kemudahan dan efisiensi dalam mengakses kebutuhan kelistrikan. (*)