Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gandrung Sewu 2025 Bikin Merinding! Ribuan Penari Hipnotis Ribuan Penonton di Pantai Boom

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:15 WIB
Photo
Photo

RADARBANYUWANGI.ID – Ribuan pasang mata terpesona menyaksikan kemegahan Festival Gandrung Sewu 2025 yang digelar di Pantai Marina Boom, Sabtu (25/10).

Sebanyak 1.300 penari gandrung tampil memukau di atas hamparan pasir tepi laut.

Mereka menari serempak dalam harmoni yang indah, menciptakan lautan warna dan gerak yang menawan.

Pentas kolosal tahunan ini kembali membuktikan daya tarik budaya Banyuwangi yang tak pernah pudar.

Sejak dimulai pada 2012, Gandrung Sewu telah menjadi ikon budaya Bumi Blambangan yang menegaskan identitas dan kekayaan tradisi masyarakat Oseng.

SIMBOL KEBERSAMAAN: Ribuan penari gandrung tampil memukau di hapadan ribuan penonton yang memadati kawasan Marina Boom, Sabtu (25/10).
SIMBOL KEBERSAMAAN: Ribuan penari gandrung tampil memukau di hapadan ribuan penonton yang memadati kawasan Marina Boom, Sabtu (25/10).

Libatkan 200 Penari dari  Luar Banyuwangi

Tahun ini, penampilan para penari menjadi semakin istimewa karena diikuti tidak hanya oleh penari lokal, tetapi juga peserta dari luar daerah.

“Tahun ini Gandrung Sewu diikuti oleh 1.300 penari yang terdiri dari 1.100 penari asal Banyuwangi dan 200 penari dari luar kabupaten,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Menurut Ipuk, harmoni gerak ribuan penari di atas panggung alam pantai menjadi simbol kekuatan kebersamaan masyarakat Banyuwangi.

“Lewat Gandrung Sewu ini kita buktikan bahwa keindahan lahir dari kebersamaan dan kekuatan tumbuh dari harmoni,” tuturnya.

Bupati Ipuk menambahkan, sejak 2022 Festival Gandrung Sewu telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Selain itu, tari gandrung juga telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda UNESCO, khususnya dalam lingkup Geopark Ijen.

“Gandrung Sewu mengajarkan kita untuk tidak saling meniadakan, tetapi saling merangkul. Banyuwangi akan terus bergerak dan maju dengan kebersamaan,” tegas Ipuk.

Tak hanya itu, pada pergelaran megah ini Banyuwangi berkesempatan mendapat Piagam penghargaan Kharisma Event Nusantara (KEN) yang diserahkan oleh Menteri Pariwisata yang diwakili oleh Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf, Erwita Dianti Kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Menteri PAN-RB Beri Apresiasi

Acara megah tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat nasional. Di antaranya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI Rini Widyantini; Wakil Menteri PAN-RB Komjen Pol (Purn) Purwadi Aryanto; Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh; Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf, Erwita Dianti; serta perwakilan DPR RI dan Forkopimda Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Menteri PAN-RB Rini Widyantini menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan seluruh masyarakat yang telah sukses menyelenggarakan Gandrung Sewu 2025 dengan megah dan tertib.

“Acara ini bukan hanya pertunjukan budaya, tetapi wujud nyata dari cinta, dedikasi, dan gotong royong yang tumbuh di tanah Oseng ini,” ujarnya.

Rini menilai, Banyuwangi telah menjadi contoh bagaimana sebuah daerah mampu mengangkat potensi lokal hingga menjadi magnet nasional bahkan internasional.

“Banyuwangi menunjukkan bahwa inovasi dan budaya dapat berjalan seiring, menciptakan daya tarik yang luar biasa. Selamat kepada Banyuwangi yang juga mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Inovatif atas berbagai terobosan dan kreativitasnya,” katanya.

Bukan Sekadar Atraksi Seni

Dengan tata cahaya yang memukau, iringan musik tradisional dan ribuan penari yang menari dalam satu irama, Gandrung Sewu 2025 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu festival budaya paling bergengsi di Indonesia.

”Festival ini bukan sekadar atraksi seni, tetapi juga perayaan jati diri Banyuwangi yang kaya akan tradisi, inovasi, dan semangat kebersamaan,’’ ujar Bupati Ipuk.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf Erwita Dianti mengapresiasi Pemkab Banyuwangi yang telah konsisten menyelenggarakan event daerah.

“Event Festival Gandrung Sewu yang ke-4 ini telah masuk ke-110 Kharisma Event Nusantara 2025,”  kata Erwita.

Dikatakan Erwita, Gandrung Sewu berhasil dikemas dengan sangat berkualitas.

Dia juga menyampaikan bahwa dalam pengembangan pariwisata secara menyeluruh pemerintah telah menetapkan target nesional pada tahun 2025 sebanyak 1,08 miliar pergerakan wisatawan nusantara dan 15 juta kunjungan wisatawan mancannegara serta kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto mencapai 4,65 persen.

“Pencapaian target ini tentu memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Juga masyarakat, pelaku industri, seniman, budayawan dan pelaku ekonomi kreatif,” pungkasnya. (cw5-Dalila Adinda/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#tari gandrung #penari gandrung #pantai boom #gandrung sewu 2025 #Pantai Marina Boom Banyuwangi #banyuwangi