Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Panggung Megah Gandrung Sewu 2025 di Pantai Marina Boom Banyuwangi Siap Sambut Ribuan Penari

Ali Sodiqin • Jumat, 24 Oktober 2025 | 19:22 WIB

Panggung megah Gandrung Sewu 2025 tengah dipersiapkan panitia penyelenggara di Pantai Marina Boom Banyuwangi, Jumat (24/10).
Panggung megah Gandrung Sewu 2025 tengah dipersiapkan panitia penyelenggara di Pantai Marina Boom Banyuwangi, Jumat (24/10).

RADARBANYUWANGI.ID – Semua mata tertuju ke Pantai Marina Boom Banyuwangi akhir pekan ini.

Panggung megah di tepi laut telah berdiri kokoh, siap menjadi saksi kemegahan Gandrung Sewu 2025, pertunjukan kolosal yang akan digelar Sabtu (25/10/2025).

Sebanyak 1.400 penari Gandrung dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara akan menari serempak di atas pasir putih Marina Boom, menampilkan harmoni gerak, musik, dan warna yang memukau ribuan wisatawan.

Baca Juga: UMKM Pasti Gembira! KUR BRI 2025 Tenor Flesibel, Bunga Cuma 6 Persen, Begini Cara Mengajukan dan Cek Simulasi Cicilan Bulanan

Event budaya spektakuler ini menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2025 yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Ritual Sakral “Meras Gandrung” di Pantai Boom

Sehari sebelum acara puncak, Jumat (24/10/2025), akan digelar ritual Meras Gandrung di lokasi yang sama, Pantai Boom, mulai pukul 15.00 WIB.

Ritual ini menjadi prosesi penting bagi para penari Gandrung yang akan diwisuda menjadi penari profesional.

“Prosesi ini menampilkan perjalanan seorang penari Gandrung dari belajar hingga resmi menjadi penari profesional,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Baca Juga: Misi Athletic Bilbao Jaga Tren Positif di La Liga, Wajib Jinakkan Getafe di San Mames!

Selain sarat makna, Meras Gandrung juga menjadi simbol pelestarian tradisi Using, warisan budaya khas Banyuwangi yang telah turun-temurun.

Tema Gandrung Sewu 2025: “Selendang Sang Gandrung”

Tahun ini, Gandrung Sewu mengusung tema “Selendang Sang Gandrung”, menggambarkan cinta kasih dan perjuangan masyarakat Osing dalam menjaga tradisi leluhur.

Dari total 1.400 penari, sekitar 200 berasal dari luar daerah seperti Malang, Kediri, Gresik, Bali, hingga Situbondo, bahkan dari luar negeri.

Baca Juga: Kapan Hari Sumpah Pemuda Diperingati? Ini Sejarah, Makna, dan Tema Resmi Tahun 2025

Seorang penari asal Amerika Serikat juga dijadwalkan ikut menari bersama ribuan seniman lokal.

“Gandrung Sewu bukan sekadar pertunjukan, tapi juga ajang kebersamaan dan kebanggaan warga Banyuwangi,” tambah Bupati Ipuk.

Banyuwangi Percussion Festival: Irama dari Timur Jawa

Setelah prosesi Meras Gandrung, publik akan disuguhi Banyuwangi Percussion Festival di Terminal Terpadu Sobo, mulai pukul 18.00 WIB.

Tiga sanggar musik Banyuwangi dan satu dari Solo akan beradu ritme dan kreativitas dalam pertunjukan perkusi energik.

Baca Juga: Resmi! Tol Gilimanuk–Mengwi Lanjut Dibangun 2026, Jadi PSN Era Prabowo! Warga Bali Akhirnya Lega

“Musik Using dengan ritme cepat dan harmonisasi khas Banyuwangi akan menjadi daya tarik utama,” ungkap Bupati Ipuk.

Gandrung Sewu, Simbol Cinta dan Kebanggaan Banyuwangi

Gandrung Sewu telah menjadi ikon budaya dan pariwisata Banyuwangi sejak pertama kali digelar.

Selain memukau wisatawan, event ini juga menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi muda.

Dengan ribuan penari menari serempak di tepi laut saat matahari terbenam, Gandrung Sewu 2025 diyakini akan kembali menciptakan momen spektakuler dan membangkitkan rasa bangga sebagai warga Banyuwangi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#tari gandrung #gandrung sewu #penari gandrung #gandrung sewu 2025 #ribuan penari #Pantai Marina Boom Banyuwangi #Ipuk Fiestiandani #banyuwangi #panggung megah