Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mitos Minyak Bintang Dayak, Ilmu Magis yang Mampu Bangkitkan Orang Mati

Agung Sedana • Jumat, 5 September 2025 | 01:05 WIB
Khasiat menakjubkan minyak bintang dayak.
Khasiat menakjubkan minyak bintang dayak.

RADARBANYUWANGI.ID - Minyak bintang kembali jadi sorotan publik setelah sosok Ida Dayak ramai diperbincangkan karena menggunakan minyak ini untuk mengobati pasiennya.

Tradisi ini bukan hal baru, melainkan warisan lama dari masyarakat Dayak Benuaq dan Dayak Tunjung di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Menurut catatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), minyak bintang dulunya dipelajari sebagai ilmu magis untuk bertahan hidup sekaligus menyerang musuh pada masa perang antarsuku.

Kepercayaan ini sangat lekat dengan kehidupan masyarakat Dayak di masa lalu.

Ilmu Langka dengan Harga Mahal

Konon, untuk bisa memiliki ilmu minyak bintang, seseorang harus menebusnya dengan harga tinggi, sekitar lima hingga sepuluh antang, alat tukar bernilai besar pada masa itu.

Tak heran, hanya segelintir orang yang mampu menguasainya.

Yang membuat minyak bintang semakin istimewa adalah keyakinan bahwa ilmu ini dapat menghidupkan kembali pemiliknya yang mati terbunuh, selama bintang di langit masih terlihat.

Namun, manfaatnya hanya berlaku bagi pemilik ilmu, bukan untuk orang lain.

Fungsi sosialnya kala itu lebih pada memberi semangat juang dan keberanian dalam peperangan.

Jenis-Jenis Minyak Bintang

Dalam tradisi Dayak, minyak bintang dibagi menjadi tiga golongan:

Bahan utama minyak ini terdiri dari minyak kelapa fermentasi, serbuk kayu yang disebut "bintang" atau "kayu bintang", serta campuran tanaman obat khas Dayak.

Proses pengolahannya dilakukan dengan cara tradisional dan penuh ritual.

Cara Pemakaian dan Pantangan

Minyak bintang dipercaya cukup dikonsumsi beberapa tetes pada malam hari, lalu khasiatnya bisa bertahan seumur hidup.

Namun, ada pantangan penting. Manfaat minyak bintang akan hilang bila pemiliknya meninggal dunia dan tubuhnya dipotong-potong lalu dikubur terpisah.

Kontroversi di Era Modern

Meski Ida Dayak mengklaim minyak bintang dapat mengobati patah tulang, stroke, hingga penyakit serius lain, para ahli dan lembaga kesehatan tetap meragukan efektivitasnya.

Kemendikbud menegaskan bahwa secara tradisi, minyak bintang hanya bisa berfungsi bagi pemilik ilmunya, bukan untuk orang lain.

Karena itulah, penggunaan minyak bintang sebagai pengobatan medis menuai pro dan kontra.

Sebagian masyarakat masih percaya pada khasiatnya, sementara pihak lain menilai praktik ini tidak ilmiah dan bisa berisiko bagi pasien.

Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

Terlepas dari kontroversi, minyak bintang tetap menjadi bagian dari identitas budaya Dayak yang sarat nilai historis dan spiritual.

Ia bukan sekadar ramuan, melainkan simbol kekuatan, perlindungan, sekaligus warisan leluhur yang mencerminkan kearifan lokal Kalimantan.

Editor : Agung Sedana
#Minyak Bintang